Beranda > Ide-ide, parabola > SEGELAS BERDUA, satu LNB dua Receiver

SEGELAS BERDUA, satu LNB dua Receiver

parabola1Bagi pengguna parabola untuk menangkap siaran TV, istilah sepiring berdua adalah satu disk (parabola-red) dipasang dua buah LNB, sehingga dapat menangkap siaran dari dua satelit sekaligus. Untuk Indonesia biasanya satelit Palapa dan satelit telkom. Jadi sepiring berdua adalah satu disk-satu receiver tapi dua LNB, dus..jumlah chanelnya makin banyak.

Pernahkah para pengguna para bola mengalami rebutan nonton siaran TV? Ibu suka sinetron, anak suka kartun. Wahh pasti pernah. solusinya adalah SEGELAS BERDUA. Satu disk-satu LNB- dipasang dua receiver dan dua TV tentunya.

Cara mengatasinya adalah dengan mengganti LNB single receiver dengan LNB dual receiver( seperti pada gbr.1). LNB ini mempunyai dual port untuk ke receiver, sehingga kita bisa memasang dua buah receiver. satu dipasang di ruang keluarga, satu lagi receiver + TV dipasang di kamar anak.

lnb2

gambar 1.

Teknik pemasangannyapun tidak terlalu rumit, tapi tidak juga  sembarangan. Untuk LNB single sudut NOL pada LNB mengarah ke Barat-Timur. Pada LNB dual sudut NOL mengarah Utara-Selatan. Mudah bukan? Harganyapun relatif murah (ditempatku Rp. 175.000) dibanding harus memasang disk baru lagi.

Pada kasus receiver dipararel, tedapat kelemahan yaitu jika receiver induk menonton salurah TV Horizontal maka receiver lainnya harus mencari tv yang salurannya horizontal juga. tetapi pada SEGELAS BERDUA horizontal dan vertikal dapat berjalan bersama. Asyik bukan? segelas berdua…karena LNB mirip gelas. hehehehe

Selain tentang segelas berdua, saya punya cerita lain yang barangkali Anda juga pernah mengalami. Kerusakan pada receiver. Suatu ketika receiver saya gak mau ngeluarin gambar, padahal lampu indikator nyala. Karena suka iseng lalu kubukalah receiverku. Terdapat dua blok PCB, satu bagian power satu lagi bagian digitalnya. (gambar 2)

power

gambar 2

Ternyata pada bagian power saya menemukan condensator electrolite (elco) yang menggembung. Wah ini yang rusak dan perlu diganti. Dengan solder dan menyedot timah saya cabut elco yang gembung tersebut. Nilainya 100uf/16volt. cari ke pasar, dapat, pasang, Mak nyus dapat nonton lagi.

Gimana dengan cerita Anda? yuk berbagi….

dua lnb untuk satu receiver dapat dibaca disini

http://budies.wordpress.com/2010/01/02/setting-satelitte-disk-to-watch-the-fifa-2010-world-cup-with-lnb-doggy-style

About these ads
  1. 14 Juni 2014 pukul 10:56 pm

    ♏åϋ minta kode cenel ANTV siaran bola fiala dunia taun 2014 resiver LGSAT

  2. Tejo
    19 April 2014 pukul 7:00 pm

    Mau tanya bro …? Kenapa Recaiver ane sulit nyala ? Dan harus nunggu beberapa menit baru bisa ?

  3. djame
    12 Desember 2013 pukul 10:23 pm

    mas, mau tanya…apa kalo mau pake setting segelas berdua ini, memang harus memperhatikan hal ini?:
    “Teknik pemasangannyapun tidak terlalu rumit, tapi tidak juga sembarangan. Untuk LNB single sudut NOL pada LNB mengarah ke Barat-Timur. Pada LNB dual sudut NOL mengarah Utara-Selatan.”?

    krn sy kebetulan dirmh aktif indov, dan LNBnya dualport…nah sy niat mau coba rx hd dicolok ke port keduanya, kmrn sy coba pasang kabel ke port kedua dr LNB nya…sy coba pasang ke rx indovision yg msh aktif langganannya, to kalo colok kabel dr port kedua ga dapet sinyal mas…nah begitu sy ganti colok kabel dr port ke-1 yg biasa dipake, nerima sinyal dgn baik…
    apa berarti sy emg musti atur lg LNB nya td ke posisi Utara-Selatan seperti kata mas, agar kedua port bs nerima sinyal?

    moohon dijawab ya mas,
    makasih byk ^_^

    • 13 Desember 2013 pukul 12:52 am

      betul mas, saya mencobanya seperti itu… ini hanya pengalaman yang miskin ilmu…dari sekedar mencoba dan berusaha…siapa tahu dapat masukan dari yang lain

  4. ijunk
    18 Oktober 2013 pukul 11:07 am

    misi mz…mau nanya nie…d rumah saya pake 2 lnb 2 receiver (tanaka & telkomvision)…tpi untuk receiver telkomvision satelit palapanya tidak ada sinyal…kalo satelit telkom masih ada sinyal…sebelumnya satelit palapa masih ada…tpi setelah kepencet kepengaturan awal (default setting)…sinyal satelit palapa langsung hilang…bagaimana mengatasinya agar normal kembali? trims….

  5. 8 Oktober 2013 pukul 10:54 am

    mau tanya ni….di rmah saya ada 2 receiver tp kalo buat nonton gak bisa sembarangan harus pada range yg sama…biar bisa terserah pilih channelnya gmn ya??receiver yg satu malah lebih enak nontonnya, tp receiver punyaq harus nurut sama reciver itu. gmn itu? gak tau electro soalnya…

    • 17 Oktober 2013 pukul 12:23 am

      Dipasang lnb dual. Yang outputnya untuk 2 receiver

  6. 10 Mei 2013 pukul 3:02 am

    I like the valuable information you provide in your articles.
    I will bookmark your weblog and check again here frequently.
    I am quite sure I’ll learn many new stuff right here! Best of luck for the next!

  7. 6 April 2013 pukul 8:14 pm

    Please let me know if you’re looking for a article author for your weblog. You have some really great posts and I feel I would be a good asset. If you ever want to take some of the load off, I’d absolutely love to write some articles for your blog in exchange for a link back to mine.
    Please send me an e-mail if interested. Thank you!

  8. Aziz
    5 April 2013 pukul 12:27 am

    Mas minta tolong “ilmu dan pengalamannya”…Tanya nih,.LNBF mati kena petir masih bisa diperbaiki gak biasanya apanya yg paling fital?

  9. iwan
    28 Oktober 2012 pukul 12:19 am

    mas saya punya resiver matrix hd kok tiba tiba protek solusinya gimana mas…….

  10. mardiansyah
    19 Februari 2012 pukul 9:54 pm

    Mas saya mo nanya,receiver saya merk venus cabe rawit,sdgkn lnb-nya LGSat,
    1.Berapa derajat utk sudut LNB-nya,pd LNB-nya tdk ada angka 0-30-0,tp 0-30-60-90
    2.Stasiun yg bisa tampil hanya indosiar dan tpi,sdgkn yg lain tidak
    Ty.sebelum &sesudahnya

    • 5 November 2012 pukul 8:24 pm

      arah utara-selatan mungkin kurang tepat

  11. 13 Februari 2012 pukul 12:28 pm

    Bro bgmana pemasang parabola dgn 2 lnb 2 reciver 1 disk tanpa harus mengunakan lnb dual out.? Alat alat nya ap ja dalam pemasangan nya

    • 13 Februari 2012 pukul 6:20 pm

      berarti dua receiver tersebut akan menangkap satelit yang berbeda, karena LNB tidak bisa dikendalikanoleh dua receiver, dan satu LNB satu satelit
      Disk – lnb A – receiver A ( palapa)
      disk – lnb B – receiver B ( telkom)

  12. Awank
    19 Januari 2012 pukul 9:14 pm

    Ass Mas…saya mau nanya neeh mas….Receiver merk nya NewSat…..dan sekarang yang jadi masalah adalah : Pada rangkaian Power Suply Dioda 5404 langsung panas minta ampun..padahal baru di hidupin sekitar setengah menit…apa yang menyebabkan Dioda tersebut menjadi panas….??? Maksih Ya mas

    • 19 Januari 2012 pukul 10:26 pm

      kemungkinan kalau power pakai trafo, trafonya minta ganti atau ada elco yang sudah bocor, cirinya elco gembung

  13. christ
    6 Oktober 2011 pukul 8:54 am

    Selamat pagi , saya mau nanya klu cara pemasangan lnb dual output untuk satelit palapa dan telkom bgm ? kemari sy coba pasang tapi yg polarisasi H ada muncul gambar tapi polarisasi V nga ada sama skali.. mohon penjelasannya….makasih sebelumnya….

    • 6 Oktober 2011 pukul 3:15 pm

      madsuknya satu LNB -Dual untuk dua satelit? wah gak bisa, walaupun dual, tetep untuk satu satelit yang sama, hanya bisa dikendalikan oleh dua receiver yang berbeda

      • christ
        8 Oktober 2011 pukul 9:44 am

        Maksud saya begini…satu LNB dual output untuk satelit palapa dan satu LNB dual output untuk satelit telkom, masing2 satu output dari palapa ke input diseq dan satu output dari telkom ke input satunya lagi dari diseq dan output dari diseq ke receiver yg satu dan begitu juga untuk dari output yg satunya lagi dari palapa dan telkom ke receiver yg ke dua….mohon pencerahannya!!!!!!makasih sebelumnya

  14. 3 Oktober 2011 pukul 11:05 am

    mas saya mau tanya, saya pasang parabola Yes TV
    di layar tampil Power 100%, Kualitas 82% apa itu normal?
    trus kalo malem sekitar jam 7 s/d 8 power 100% kualitas menjadi 47%
    gimana cara mengatasinya?

    trima kasih……

    • 3 Oktober 2011 pukul 1:47 pm

      wah bagus itu, kualitas untuk digital biar 35 % asal gambar stabil gak masalah
      turun kualitas bisa jadi karena ada penghalang biasanya pepohonan

      • 3 Oktober 2011 pukul 4:34 pm

        g bisa……
        untuk receiver yes tv ini, kualitas di bawah 60% gambar g bisa stabil
        kebetulan parabola yang q pasang dekat dengan travo tiang listrik
        apa ini berpengaruh?

        • 3 Oktober 2011 pukul 9:14 pm

          ada kemunginan trafo mempengaruhi, kalau mindah sendiri gak berani..?

  15. harmen tober
    1 Oktober 2011 pukul 6:34 pm

    salam kenal untuk yang punya blog ini.artinya saya punya tempat curhat untuk masalah indovision /ok vision.saya baru belangganan ok vision dan ingin di paralel tp nggak bisa,padahal LNB OUTnya udah saya colok dan keluar ke TV yang satu.Tolong kasih Tipsnya agar saya bisa paralel acaranya.Tipe dekoder saya PS 510.Trims banget atas bantuannya

    • 2 Oktober 2011 pukul 3:53 pm

      pada disk yang terpasang 1 lnb tidak bisa diparalel dengan canel yang berbeda ( bisanya sama persis) dengan teknik menyalur tv
      jika ingin diparalel dengna maksud masing tv bisa setel sendiri, maka jenis lnbnya yang dual dan receivernya dua, vouchernya juga dua

  16. Noery
    6 September 2011 pukul 3:33 pm

    mau tanya mas, saya baru beli LNB utk 4 receiver tapi beberapa siaran dari satelit palapa nggak bisa ketangkap….. apa salah arah LNB nya saya arahkan ke barat-timur apa sama seperti yg dual receiver arah nya ke utara-selatan atau ada maslah lain.
    makasih ya mas….

    • 6 September 2011 pukul 11:45 pm

      untuk rcti dan sctv sinyalnya kecil jadi disk harus bener-bener pas, arah lnb masih barat-timur, makasih

  17. Deddy
    29 Agustus 2011 pukul 8:39 am

    pagi mas,saya mau tanya ne,kmarin saya beli resiver matrix soccer tu,waktu dites ditoko smua siaran telkom dan palapa dapat,tapi saat saya pasang dirumah tidak bisa dapat siaran untk telkom,apa ada pengaruh dgn LNB nya?,emang di LNB saya beda merk yg 1 matrix 2port (LNB dan RCV) dan yg 1 lgi merk globalsat(RCV),posisi LNB sdh ok klo dites 1 per 1,tpi saat digabung malah kuantitas telkom hilang,mohn bantuannya mas,

    • 29 Agustus 2011 pukul 10:20 pm

      wah ini sulit ya, tapi ada beberapa kemungkinan kalau ketika dicoba satu per satu OK,
      1. swith-nya mungkin yang bermasalah
      2. pengaturan di receiver pada bagian pengaturan satelit
      3. lnb yang dual port diputar 90 derajat ( utara-selatan) biasanya khan barat-timur

  18. purwa
    27 Agustus 2011 pukul 11:08 pm

    mas..saya msh awam ttg parabola.
    yg ingn sya tnyakn.
    1.lnb1-palapa +lnb telkom
    tu jenis apa?
    single/dual port.
    2.ciri2 lnb dual port apa?
    3.sya mo mNGgbung 1 disk 2 reciever.
    apkh LNB A-B
    prlu d gnti smua ny?
    4.stlah d gnti dual port arah sudut LNB apkh hrz di putar utara-slatan..?
    5.jmlah LNB dual port ada brpa..?
    trmaksh
    mohon bantuanx.
    dan klo bs blz ke email saya.

    • 28 Agustus 2011 pukul 10:56 pm

      kalau ingin receiver kedua bisa menangkap sama seperti receiver 1 ya kedua LNB diganti yang dual,
      ciri lnb dualport ya outputnya dua

  19. danny
    2 Agustus 2011 pukul 7:07 pm

    mas, mau nanya cara SEGELAS BERDUA, satu LNB dua Receiver , bisa d pakai buat tv langganan YES TV, DAN tiap2 receiver bisa piih channel berbeda..

    • 2 Agustus 2011 pukul 9:06 pm

      logikanya bisa, tapi saya sendiri belum mencobanya, karena masih bertahan dengan yang FTA

  20. 23 Mei 2011 pukul 12:24 pm

    Dengan Hormat,

    Maaf kami mohon info tentang masalah yang kami hadapi, masalah tersebut adalah sbb :
    Kami baru membeli LNB MATRIX 2 in 1 lengkap denga Switch DISEq 2x 1 dan Receiver Mango, tetapi dalam pemasangan sudah betul hanya ketika di Sett / dinyalakan terjadi masalah.
    1. Ketika mencari ketemu satelite TELKOM sinyal sampai 85 % tetapi ketika mencari Palapa Satelite Tidak Muncul Frequency-nya / SIGNAL STRENGTH nya NOl ( 0 ). lalu
    2. kami Coba SWITH DISEq pada kabel konektor Jumper dipindah Yang JUMPER 1 DIPINDAH JUMPER 2 ( JUMPER 1 Di konek ke KONEKTOR 2 dan sebaliknya / dioper tempat ) lalu muncul PALAPA namun TELKOM tidak muncul / Nol.

    Dengan kejadian tersebut diatas ( signal hanya salah satu SATELITE yang tertangkap / tidak dua-duanya padahal SUDAH saya coba ke SETTING PABRIK namun belum jugfa bisa.

    Kami mohon Info, harus bagaimana kami mengatasinya atau mungkinkah barang yang kami beli Baru tersebut mengalami Kerusakan ???? lalu apa yang harus kami lakukan / Ganti.

    Mohon saran……………

    Kami nantikan Informasi & sarannya.

    Terima kasih

    Hormat kami.

    Fajar Angga

    • 23 Mei 2011 pukul 7:18 pm

      sebelumnya saya mohon maaf jika jawaban saya tidak memuaskan, karena saya bukan pakar dalam hal ini.
      1. LNB yang terpasang dua buah LNB?
      2. LNB bagian barat untuk palapa, dan LNB bag timur untuk telkom
      3. untuk memastikan bahwa pemasangan LNB benar, padat dicoba satu persatu tanpa switch terlebih dahulu ( posisi disk harus tetap). caranya dengan memindah kabel LNB-receiver, atau beli dua kabel yang panjang, nanti kalau sudah bener swicth dapat dipasang di bawah
      4. jika langkah 3 sudah dapat kedua satelit, berarti tinggal pengaturan di receivernya
      5. jika pengaturan direceivr sudah bener, berarti switch minta ganti. switch baru bukan jaminan, saya pernah mengalami hal seperti ini
      terima kasih telah kontak melalui blog ini, semoga membantu yang lain kalau mengalami hal yang sama

      • 23 Mei 2011 pukul 9:27 pm

        Dengan Hormat,

        Terima Kasih banyak Mas Budi Atas Info dan sarannya, sangat bermanfaat sekali buat kami, hal ini akan segera kami lakukan dan bila di perkenankan apabila terjadi masalah baru ( mudah-mudahan tidak ) kami akan konsul kembali.

        Terima kasih banyak.

        Salam Sukses.

        Hormat kami,

        Fajar Angga

        • 2 Agustus 2011 pukul 9:08 pm

          sama-sama, saya hanya berbagi apa yang saya lakukan, siapa tahu ada yang suka otak atik seperti saya…ada kok nomor kontak saya di halaman tentang saya

  21. 16 Mei 2011 pukul 2:11 am

    What youre saying is totally true. I understand that everyone must the exact same factor, but I just think that you simply place it in a way that everybody can understand. Furthermore , i adore the images you place in here. They can fit so nicely with what youre attempting to say. Im certain youll reach so many people in what youve have got to say.

  22. din
    14 Mei 2011 pukul 11:18 am

    saya punya 2 parabola, palapa c2 dan nilesat masing mempunyai LNB single receiver. kemudian masuk ke switch diseqc 2.0 kemudian ke splitter satu input/2 output kemudian ke dua buah receiver. signalnya kadang bagus kadang-kadang hilang. Mohon bantuannya?

    • iwan
      28 Oktober 2012 pukul 12:14 am

      mas saya punya resiver matrix prolink hd kendalanya ketika dihidupkan lampu merah nyala berkedip2 solusunya bagaiman

  23. Marin
    28 April 2011 pukul 7:07 am

    Blogku krg bagus mas. Postingannyapun blm begitu banyak dan juga blm ada yg bermutu serta isinyapun seperti gado-gado dan masih kedaerahan. Jgn di caci ya mas? Maklum masih pemula dan juga kurang wawasan. Sbtlnya aku segan utk ngasitau, karena blognya mas penuh dgn ilmu. tp karena jasa mas udh banyak thdp saya, jd gak apa-apalah, nantikan mas bisa kasitau. Oo ya mas. Nanti kalau udh dibaca tlg di hapus postingannya ya mas? Ini blognya http://www.marinkurniawan.blogspot.com

    • 28 April 2011 pukul 11:37 pm

      wah mantab juga blognya, karena menurut saya blog bagus tidak harus berisi tutorial, tetapi khas, seperti di blog sampean…tentu memiliki khas yang tidak dimiliki oleh blog lain…yaitu cerita tentang daerah kita…
      komentar tidak saya hapus,,sengaja supaya orang tahu bahwa kita berteman akrab
      oh ya saya tadi melihat blog sampean, tapi mau komentar kok gak bisa

  24. Marin
    27 April 2011 pukul 9:55 pm

    Mas. Saya bukan mbok, saya sama dgn mas. Saya bapak2. Nama lengkap saya
    Marin Kurniawan.

    • 28 April 2011 pukul 5:34 am

      hehe…maaf saya suka bercanda, maksud saya alamat blog nya apa sih,

  25. Marin
    27 April 2011 pukul 8:28 am

    Pagi mas.. Terimakasih banyak ya mas atas semua jawabannya..
    Skrg nanya lagi nih..
    Gimana caranya masukkan foto di blog kita, trus foto tsb bisa di klik atau di download oleh pengunjung lain. Aku coba via email tapi fotonya gak bisa di download. Tlg ya mas?

    • 27 April 2011 pukul 5:21 pm

      oh, itu hanya jawaban orang coba-coba kok, bukan jawaban ahli pada bidangnya
      cara sederhananya kalau foto sudah nangkring di blog kan bisa ada beberapa pilihan, misalnya : save image as…, klik kanan save as…
      blog nya apa ya..mbok berbagi pengalaman biar tambah akrab

  26. Marin
    24 April 2011 pukul 10:44 pm

    Mas. Mau nanya nmr freqwensi ni..
    Saya tinggal di Riau tepatnya di Kabupaten Rokanhilir. Saya mau nanya, brp no freqwensi TV Malaysia yaitu Tv1, Tv2 dan Tv3. Apakah siaran tsb FTA. Trmks. O..ya.. Kalau blh tau nama acount di FB-nya siapa ya?

  27. fernandes
    23 April 2011 pukul 12:32 pm

    iwan megatronika :

    maaf sedikit membantu.mas bisa beli 1 lbh lnbf dan 1 bh diseqc 2 in 1.jadi nanti kabel dari lnbf 1(palapa) masuk ke diseqc port 1 dan lnbf 2(telkom)masuk ke diseqc port 2 nah baru kabel dari receiver masuk ke port receiver.nanti di receiver tinggal di set ,masuk ke menu rubah satelite,seting PALAPA :22K ON,diseqc :lnb di set ke 1.TELKOM: 22K ON lnb di set ke 2. selesai deh.semoga berhasil

    maksudnya itu buat apa bos

  28. Marin
    23 April 2011 pukul 4:08 am

    Melanjuti pertanyaan saya sblmnya, maksud saya begini. Apakah LNB1 yg punya single port bisa di paralel dgn LNB2 utk satu reciver? Maksudnya LNB1 dgn LNB2 sama-sama punya satu port, hanya dgn menggabung (paralel) kabel ke satu reciver.

  29. Marin
    19 April 2011 pukul 8:19 pm

    Mas. Mau nanya lg nih. Antenaku punya dua LNB, satu utk satlit palapa dan satu lg utk satlit telkom. Jadi yg utk palapa rusak, LNB utk palapa-kan punya dua terminal, satu terminal utk reciver dan yg satu lg utk ke LNB dua(telkom). Jadi mau beli LNB dua terminal ajakan susah, kata org toko hrs beli satu set, sementara LNB kita yg satukan masih bagus. Bagaimana kalau saya beli LNB satu terminal, trus saya paralelkan kabelnya LNB satu(palapa) dgn LNB dua(telkom). Apa bisa ya mas? Kalau gak bisa, gmn solusinya?

    • 19 April 2011 pukul 11:39 pm

      Lnb single port dipakai untuk dua receiver, ya menurut saya kok tidak bisa, solusinya memang cari toko lain yang mau jual satu lnb,,,rasanya ada kok

    • iwan megatronika
      21 April 2011 pukul 5:18 pm

      maaf sedikit membantu.mas bisa beli 1 lbh lnbf dan 1 bh diseqc 2 in 1.jadi nanti kabel dari lnbf 1(palapa) masuk ke diseqc port 1 dan lnbf 2(telkom)masuk ke diseqc port 2 nah baru kabel dari receiver masuk ke port receiver.nanti di receiver tinggal di set ,masuk ke menu rubah satelite,seting PALAPA :22K ON,diseqc :lnb di set ke 1.TELKOM: 22K ON lnb di set ke 2. selesai deh.semoga berhasil

      • 21 April 2011 pukul 10:47 pm

        terima kasih bantuannya, semoga bermanfat

      • fernandes
        23 April 2011 pukul 12:35 pm

        bos maksudnya tuh apa ya.buat apa

  30. wawan
    19 April 2011 pukul 3:52 pm

    pak saya mau tanya.saya kan pakai telkomvision 1 lnb 2 output.nah kalau ada liga champion pasti diacak.gimana solusinya biar saya bs menikmati liga champion.
    dan bisakah receiver tanaka yg prabayar diganti dengn receiver biasa yg bukan prabayar agar bs menangkap sinyal liga champion.

    makasihh.ditunggu infonya

  31. wawan
    19 April 2011 pukul 3:48 pm

    pak saya mau tanya.saya kan pakai telkomvision 1 lnb 2 output.nah kalau ada liga champion pasti diacak.gimana solusinya biar saya bs menikmati liga champion.
    dan bisakah receiver tanaka yg prabayar diganti dengn receiver biasa yg bukan prabayar agar bs menangkap sinyal liga champion.

    makasihh

    • 19 April 2011 pukul 6:30 pm

      1.untuk telkomvisions, agar bisa menikmati acara tertentu harus beli voucher sesuai jenis yang ditawarkan
      2.receiver biasa, dirancang untuk menangkp siaran free ti air, jadi tetap tidak bisa
      maaf kalau kurang memuaskan

      • wawan
        20 April 2011 pukul 1:33 pm

        pak kalau parabola+ lnb nya pkai bawaan telkomvision.hanya receivernya saya ganti dengan receiver biasa.bisa nangkap siaran Free To AIr gak ya???

        terima kasih

  32. fernandes
    10 April 2011 pukul 4:30 pm

    met sore mas budi
    saya mau nanya mungkin permasalahan saya sama persis sama bro jungging
    kenapa kalau reveicer a dichanel trans7,transtv,antv,
    dan receiver b dichanel tvone,sctv,rcti,metro,global dll
    pasti di salah satu receiver pasti ada yg gk dapet sinya/harus ngalah,biasanya yg menang pasti yg di receiver yg lgi di chanel trans7,transtv,antv
    harusnya kan hanya indosia,tpi aj yg kyk gtu mohon bantuanya mas budi
    saya pake 4lnb

    • 11 April 2011 pukul 12:33 pm

      reveivernya merk matrix?

      • fernandes
        11 April 2011 pukul 9:46 pm

        reveicernya merk takasi sama goldsat mas

        • 11 April 2011 pukul 9:57 pm

          Sebelum minta maaf kalau saya tidak bisa membantu.
          sebenatnya saya bukan teknisi ataupun tukang reparasi yang memahami receiver, saya hanya menulis apa yang saya lakukan dan alami. berkaitan dengan permasalahan yang Anda hadapi saya juga alami. receiver saya matrix dengan goldsat. Yang goldsat sering kalah. cara saya mengatasi dengan mematikan dari tombol power lalu saya hidupkan lagi. Saya menduga hal ini disebabkan merk receiver yang berbeda lalu menghasilkan tegangan ke LNB yang berbeda pula. sekali lagi mohon m,aaf kalau kurang berkenan

          • fernandes
            11 April 2011 pukul 10:44 pm

            oh gk pa2 mas udh dijawab aja saya udh terima kasih, ngomong2 kalah kalah pa waktu receiver A mnonton chanel trantv dan yg receiver B mnonton chanel rcti dll. oh ya permasalahnya klau receiver A menonton disatelit palapa dan receiver B nonton di satlit telkom pasti yg lagi nonton disatelit palapa kalah,mau yg A B nonton telkom yg di satelit palapa pasti kalah,kira2 knpa

            • 12 April 2011 pukul 5:33 am

              perkiraan saya disebabkan beda merk

            • paijo
              10 Februari 2012 pukul 1:26 am

              Ditempat saya menggunakan 4 LNB masing-masing LNB 2 output aliasnya 2 Receiver. Saya Pake LGSAT Sonata. Buat nonton bareng 2 Receiver on bareng mulus-mulus saja mas. Hanya waktu ganti chanel agak sedikit kedip. Nanti selanjtnya mulus lus… Ganti saja mas Receivernya pake LGSAT.

              maaf bukan Iklan ya mas…

  33. Marin
    7 April 2011 pukul 12:16 am

    Malam Mas. Sekedar berbagi cerita.
    Waktu musim piala dunia. Orangkan byk demam bola. Jadi mau nontonkan susah, hrs punya matrix soccer. Jadi saya cari akal untuk bisa nonton bola di rumah tanpa keluar biaya. Saya pergi ke toko bangunan beli, kalau tak salah namanya spanrup dan baut 2 biji. Trus saya las baut tsb di ujung dan pangkal spanrup. Terus saya pasang di setingan antena untuk naik turun ke timur dan barat. Sementara besi setingan bawaannya saya copot. Nah setelah terpasang dgn rapi. Trs saya mencari siaran luar yg sdh ada bawaan resivernya. Terus saya memutar spanrup pelan2 untuk menaikkan arah antena. Nah ternyata muncul siaran yg saya cari. Trs saya putar lagi utk mencari sinyal yg maksimal. Setelah itu saya ganti program yg lain, ternyata byk siaran yg dapat, seperti siaran tv china, barat, india dan arab. Kalau di hitung hampir dua ratusan. Mantapkan?

  34. jungGing
    3 April 2011 pukul 7:34 pm

    apakah solusinya memakai LNB dualport atau ada solusi lain
    tolong mas bro

    • 4 April 2011 pukul 4:21 pm

      ya menurut saya lnb dual port menjadi solusi, cuma untuk receiver baru kan tidak harus menonton semua satelit, mungkin cukup dua lnb saja yang dual port

      • jungGing
        7 April 2011 pukul 7:07 pm

        mas klau disk yg dari astro tuh bsa gk ya buat receiver biasa,soalnya aku ada disk astro yg gk dipake

        • 7 April 2011 pukul 7:39 pm

          saya belum pernah lihat, logikanya bisa sih asal penempatan LNB-nya bisa sesuai

          • jungGing
            10 April 2011 pukul 4:05 pm

            mas bro mo nanya lagi
            klau pake dual port tuh
            lnb yg udh kepasang dilepas ya
            trus diganti ma lnb dual port

            • 11 April 2011 pukul 12:34 pm

              ya, ya.. salah satu lnb diganti yang dual, bisasanya yang palapa

  35. JungGing
    31 Maret 2011 pukul 7:10 pm

    mas aku punya 1disk,4lnb buat diruang tamu
    nah kemudian harinya aku beli lagi 1receiver buat dikamar menggunakan
    nah sekarng aku make 1disk 2receiver
    tapi yang herannya kalau dinyalain diwaktu yang sama
    kok harus 1satelit ya klau gk pasti hilang signalnya
    contoh receiver a mo nonton trantv receiver b mo nonton metro
    tapi gk bsa. kalau sama2 palapa,telkom bisa mas
    apakah ada yag salah
    tolong solusinya mas bro

  36. 30 Maret 2011 pukul 6:27 pm

    malam mas, q baru pasang salah satu tv langganan (top tv) 1 bulan yg lalu.
    yg q mau tanyai nih, q anak kos, tp temen 1 kos (kamar lain) minta ikut nyambung ato pararel dari tempat q, sudah q beli terminal untuk penambahan yg di cabang itu, nah tapi masalnya hanya 1, kalo q ganti chanel dr receiver tempat q, otomatis tempat temen q itu akan ikut ganti jg,.
    nah mas apa ada alat lg untuk tdk kejadian seperti itu??? ( apa harus beli receiver lagi ? )
    mohon jawaban nya,
    trimakasih

    • 31 Maret 2011 pukul 11:37 am

      ya kalau gak pasang receiver sendiri memang seperti itu.
      untuk beli receiver sendiripun ada dua pilihan
      1. hanya receiver saja, nanti diparalel dari receiver utama, hanya bisa pada satu polaritas yang sama.
      2. receiver dan LNB dual port, yang ini seperti pasang parabola sendiri, seperti pada postingan ini

  37. maxil
    27 Maret 2011 pukul 9:36 pm

    apa merek reciver digital yang bisa membuka siaran teracak (bisa rubah hexkey dll) ? brp rp?

    • 28 Maret 2011 pukul 5:32 am

      gak ada mas, seandainya ada yang mungkin bisa jenis DVBCARD, baik yang PCI maupun yang USB

  38. joy
    24 Maret 2011 pukul 10:44 am

    Mas, mo nanya. saya udh masang LNB dual port, kemudian disalurkan ke masing2 receiver (ada 2 receiver). settingan awal gak masalah diantara 2 receiver tersebut. Namun setelah sekitar 3 bulan, salah satu receiver tangkapan sinayl ke satelite TELKOM (transTV, Trans7, AnTV, dll) seringkali hilang, namun kadang normal. Klo seperti itu apa masalahnya + gimana jln keluarnya Mas??? SUwun

    • 24 Maret 2011 pukul 7:19 pm

      saya juga pernah mengalami hal serupa, yang saya lakukan adalah mengganti SWITCH. hal ini terjadi karena switch terkena panas-hujan, selamat ,mencoba ( terkadang kualitas switch tidak selalu baik

  39. jef
    19 Maret 2011 pukul 1:02 pm

    lebih OK lagi kalo dijadiin sepring berdua/ 1 antena 2 LNB jadinya bisa dapet sekaligus 2 satelit buat tontonan…

    • 20 Maret 2011 pukul 5:12 pm

      betul mas,saya juga pakai sepiring berdua. makasih share-nya

  40. Marin
    12 Maret 2011 pukul 5:28 am

    Pagi mas. Mau nanyak nih.. Di dlm reciver kan ada 2 blok pcb, satu utk power, dan satu lagi untuk program. Blok programnyakan rusak, jd kalau di ganti, apakah semua blok program cocok dgn blok power atau sebaliknya. Kalau tdk cocok, apakah hrs cari merek yg sama.. Trmks.

    • 12 Maret 2011 pukul 4:48 pm

      untuk blok power biasanya kompatibel semua(banyak yang kompatibel), asal jenis dan besar tegangannya sama. untuk blok program tentu tidak sama, tapi ada beberapa merek yang sama persis isi bloknya (saya lupa merek-nya)

  41. jo susilo
    17 Februari 2011 pukul 1:01 pm

    maaf td ketinggalan,merk receiver saya goldsat

  42. jo susilo
    17 Februari 2011 pukul 12:58 pm

    pak saya mau tanya,kenapa tiba2 receiver saya hilang powernya,sdh ibolak-balik colokannya masih hilang.

    • 17 Februari 2011 pukul 11:12 pm

      kalau Anda berani membuka receiver, di dalamnya ada dua blok pcb, yg dekat/berhubungan dengan listrik itu blok power supply-nya,
      1. cek sekring putus apa enggak
      2. tampilan sekilas ada yang terbakar apa tidak
      3. elco, yang bulat-bulat ada yang gembung apa tidak
      biasanya komponen itu ada dipasaran, bisa diganti sendiri

  43. epka
    13 Februari 2011 pukul 10:18 pm

    mas gimana biar 2 lnb 1 output bisa dipake buat 2 receiver(goldsat)?

    • 14 Februari 2011 pukul 5:41 am

      kalau seperti ini sepertinya menggunakan receiver secara paralel, jadi satu sebagai receivr utama, sedangkan satunya hanya ikut (kurang efektif)

    • jef
      19 Maret 2011 pukul 1:04 pm

      mas epka coba cari di toko parabola alat yg namanya switch

  44. amin
    9 Februari 2011 pukul 10:49 pm

    ap mau tanya.apa satu lnb cuma bsa buat 1 satelit aj

    • 10 Februari 2011 pukul 6:38 am

      satu lnb cuma untuk satu satelit pada arah tertentu, kalau mau satelit lain maka disk harus bergeser arahnya, jadi satu lnb mengarah ke satu satelit

    • 19 Maret 2011 pukul 1:14 pm

      bro amin ikutan bantu ya….bisa koq di pake ke semua satelit, tinggal liat tipe LNB apa LNB C Band (untuk ch di satelit yang diharuskan make tipe ini), LNB KU Band (untuk ch di satelit yang di haruskan make tipe ini) kedua tipe ini beda bentuknya dan peruntukannya.

      (manadoparabola.co.cc)

      • 19 Maret 2011 pukul 11:19 pm

        makasih ya tips tambahannya

  45. Marin
    24 Januari 2011 pukul 10:25 pm

    Mas. Selama ini kalau kita pakai antena dua lnb, sambungan kabelnya kan ada di lnb satu. Karena lnb satu punya dua port, satu utk ke lnb dua, dan yg satu utk ke reciver. Mksd saya begini. Kita punya 2 antena, masing2 punya 1 lnb. Jd kabel yg dr lnb dari dua antena tsb kita gabung jdkan satu utk satu reciver, bisa gak.

    • jef
      19 Maret 2011 pukul 1:06 pm

      ikut bantuin ya…coba cari alat yg namanya multiswitch

      • 19 Maret 2011 pukul 11:20 pm

        betul pakai switch, layaknya dua lnb

  46. Marin
    22 Januari 2011 pukul 12:43 pm

    Jgn bosan ya mas. Nanyak lagi nih. Kmrn aku krm pesan ke email mas. Tp gak msk mungkin. Pertanyaannya gini. Gimana kalau kita pasang dua antena. Yg satu antena utk siaran Indonesia dan yg satu lagi untuk siaran luar. Apakah bisa kebel utk ke recivernya kita gabung(paralel) menjadi satu dgn maksud, kita nonton Tv sekaligus, bisa pindah siaran ke siaran luar. Seperti kita nonton dari metro terus pindah ke transtv. Tlg ya mas?

    • 22 Januari 2011 pukul 10:29 pm

      untuk dua disk, dua receiver ada alat yang digunakan untuk mensplit frekuensi, tapi nanti tivi menonton pakai VHF
      untuk kasus ini mungkin bisa diatasi dengan skaklar geser

    • jef
      19 Maret 2011 pukul 1:11 pm

      jef :

      ikut bantuin ya…coba cari alat yg namanya multiswitch

      …………………..(pemula-parabola.co.cc)

  47. Marin
    21 Januari 2011 pukul 10:49 am

    Mas. Apakah bisa di hapus postingan kita disini? Sebabkan ada ya double. Kejadiannya waktu di kirim, sepertinya gagal, terus dikirim lagi. Setelah di cek, eh malah udh nampil dua2nya. Tlg yg mas?

    • 21 Januari 2011 pukul 8:44 pm

      ooo, tidak maslah…itu sering dialamai banyak orang

  48. krisna hari
    20 Januari 2011 pukul 1:51 pm

    Saya mempunyai digital reciver UNISAT2000 tapi tidak ada remot control, sdh dicoba dengan remot pintar ( otomatis ) tapi tidak bisa, mohon informasinya sehingga reciver saya dapat digunakan lagi karena tombol bodi hanya power, dan CH+, CH-. Trimakasih

    • 21 Januari 2011 pukul 5:54 am

      saya pernah mengalami hal yang sama, tetapi setelah membeli universal remote, bisa teratasi..mungkin ganti merek universalk remote yang cocok

  49. Marin
    19 Januari 2011 pukul 6:46 pm

    Mas Budi. Bolehkan kenalan. Aku lht blognya mas bagus sekali, bolehkan. Mas, boleh mintak alamat emailnya gak? Kalau boleh, kirim aja ke emailku ya mas? di marin_kurniawan@yahoo.com sekalian alamat facebooknya ya mas? Trmks aku tunggu.

  50. Marin
    12 Januari 2011 pukul 9:59 pm

    Nanyak lagi ni Mas. Apakah LNB dual port ke receiver udh ada di toko2 di Indonesia seperti di Dumai (RIAU).

  51. Marin
    11 Januari 2011 pukul 10:40 pm

    Mas. Mau nanya nih. Bisa gak kalau kita punya parabola yg 2 LNB kita bikin 2 reciver? Dan apakah tiap-tiap reciver bisa ngambil siaran yg sama? Kalau bisa tlg bls via email ya mas. Trmks.

    • 12 Januari 2011 pukul 11:50 pm

      bisa, lnb dual port banyak sudah beredar,

  52. Marin
    11 Januari 2011 pukul 10:13 pm

    Mas. Saya mau nanyak. Apakah satu antena yg 2LNB bisa pakai 2 reciver? Dan apakah bisa ngambil siaran yg sama.

  53. sutik
    7 Januari 2011 pukul 9:09 pm

    aduh gimana caranya ya pasang 1 dis, 2 recivier, 2lnb
    pusing ax jd mikirnya kok salah 1 recivier ad yang kalah

    • 8 Januari 2011 pukul 5:55 pm

      itu jenis LNB yang kita pakai ada jenis untuk 2 receiver

  54. Redy
    25 Agustus 2010 pukul 8:30 am

    boss sy mau tanya kalau reciever pengaruh ga terhadap channel (reciever murah dan yyg mahal?) mohon infony thank’s…

  55. 22 Juli 2010 pukul 1:06 pm

    saya sudah banyak membaca artikel anda … adnsemua yang saya baca sangat menarik … :-)

  56. sail
    21 Juli 2010 pukul 5:30 pm

    saya punya receiver matrix soccer fifa 2010,,, sebenarnya, apa sih kelebihannya dari pada satelit digital biasa sehingga matrix tersebut dapat menangkap siaran global dan rcti yang di lacak sedangkan digital biasa ditutup ???.
    .
    .
    @Begini.. pada siaran piala dunia, RCTI hanya boleh menyiarkan melalui stasiun relay (tidak boleh dipancarkan secara bebas melalui parabola) karena kalau disiarkan melalui parabola secara bebbas, maka negara-negara tetangga bisa menangkap siaran rcti tersebut. untuk menghindari tuntutan dari tv kabel luar negeri dan mengikuti aturan FIFA, maka rcti menyiarkan melalui parabola dengan diacak . lha untuk membuka acak rcti bekerja saa dengan matrik bola untuk mengeluarkan dekoder dengan durasi waktu tertentu. hal ini menyebabkan receiver biasa tidak bisa menangkap siaran teracak tersebut.

  57. Bambang
    19 Juli 2010 pukul 10:45 am

    Sory mau tanya nih. saya baru oprek2 parabola. ada ngak ya yang pake receiver yestv bisa buka siaran acak. thanks infonya.

  58. nori
    15 Juni 2010 pukul 5:14 pm

    LNB saya ada 2 bisa untuk palapa dan telkom. tapi waktu saya menambah siaran dari satelit telkom, siaran di satelit palapa hilang semua. yang tampil hanya siaran dari satelit telkom, siaran yang awalnya ada jadi hilang dan jadi daftar baru dari satelit telkom. mohon petunjuknya guru
    .
    .
    @untuk lnb lebih dari satu, maka ketika akan menambah transponder, kudu diperhatikan pilhan satelit yang akan di ari transpondernya. Pada kasus anda, ada kemungkinan Anda mencari chanel telkom tetapi seting lnb/satelit nya menggunakan palapa, sehingga semua chanel palapa. Atau Anda menggunakan fasilitas autoserach, untuk menghindari ini ketika mencari jangan pilih cari semua

  59. muhammad Bachri
    26 Mei 2010 pukul 5:58 am

    saya baru ingin mendalami masalah parabola.Saya sudah membeli DVB USb yang tadinya saya tertaring membeli untuk internetan dan download.Mohon petunjuknya agara saya bisa menggunakan parabola tersebut pada PC saya dan tV dengan membeli perangkat parabola yang mana cocok untuk planing tersebu (satu disk parabola dapat menggunakan 2 reciver yang mana satu untuk tv dan satu untuk dipasang pada PC.terimakasih yaaa di tunggu ilmunya
    .
    @Bachri:prinsipnya sama mas, tinggal dicoba saja, yang menentukan pada jenis LNBnya, mungkin untuk mudah nya satu jalur di setel dengan TV terlebih dahulu, setelah siip baru dvb-usb diinstall di kompi. oh ya saya juga sedang cari dvb – usb, dimana belinya dan berapa harganya…tolong kasih info juga ya…siapa tahu nanti bisa nonton piala dunia

  60. Hermanto
    14 April 2010 pukul 9:51 am

    pak guru apakah setelah receiver satu mendapatkan signal reciever 2 nya juga dapat dengan hasil yang sama terimakasih

  61. 23 Maret 2010 pukul 1:12 am

    ya gak bisa, karena tvnya khan ngikut receiver, sedangkan membuat paralel receiver juga menyebabkan receiver klien tidak bisa nonton tv dengan polaritas berbeda
    tv saluran horizontal : metro, rcti, global dll
    tv saluran vertikal : indosiar, tpi dst
    jadi kalau receiver utama memutar horisontal, maka kliennya mutar saluran tv horisontal juga
    semoga membantu, terima kasih

  62. suhar
    22 Maret 2010 pukul 9:16 pm

    Mas, saya mau tanya. saya baru pasang Parabola. Satu Parabola di Paralel ke 4 Rumah ( dengan tetangga )Reciever yang di pakai Metrix cinta.yang saya tanyakan, bisa nggak satu reciever di paralel dengan 2 TV tapi beda siaran.( contoh TV yang 1 Indosiar dan TVyang 2 RCTI )
    terima kasih

  63. 25 Februari 2010 pukul 6:13 pm

    @lhylo: pada dasarnya satu posisi dapat satu satelit, untuk dapat satelit lain harus mengganti posisi dengan cara memiringkan palarbola

  64. 25 Februari 2010 pukul 11:12 am

    apa bisa dengan satu receiver bisa dapat lebih dari satu satelit dan bagaiman cara agar bisa nonton piala dunia 2010 tanpa menggunakan receiver parabola matrix pleac….. donk

  65. 20 Februari 2010 pukul 11:33 pm

    @daniel: putus-putus kemungkinan besar disebabkan posisi LNB kurang pas. pengaturan yang perlu dicek : arah nol yang berhadapan tepat barat-timur, kedalaman LNB juga ada kemungkinan untuk dicoba
    @maman: lnb lebih darisatu diperlukan switch dan pengaturan pada receiver. untuk menguji koneksi dapat dicoba dengan melepas switch dan tidak mengatur receiver. caranya dengan mencoba satu-satu lnb dengan posisi lnb yang bergantian. kalau ketiganya bisa, baru dipasang switch dan pengaturan pada rec

  66. Maman
    20 Februari 2010 pukul 3:48 pm

    Kang gimana caranya agar 1 parabola dapet 2 satelite, padahal lnb saya ada 3 tapi nggak bisa, receivernya starcom sr-233N

  67. daniel
    12 Februari 2010 pukul 9:47 am

    bagaimana kalau diseq matrix untk dua LNB menapat singnal yang putus-putus walaupun Diseq nya baru

  68. 10 Februari 2010 pukul 1:35 pm

    @rusmana:
    jarak kedua lnb rapat.
    Switch untuk antar 2 lnb
    seting di receiver sesuaikan dg switch yg digunakan

  69. 10 Februari 2010 pukul 1:18 pm

    @amep,kemungkinan terbesar ada pd lnb yg mulai rewel

  70. Rusmana
    10 Februari 2010 pukul 1:04 pm

    mas
    ukuran disk parabola 6 feet posisi lnb dual palapa satunya lagi yg single telkom pakai spliter untuk ke 2 receiver,masih saling ganggu,apakah ada yg salah penyambungan atau harus di tambah alat lagi.
    mohon pencerahanya mas?

  71. ameq
    10 Februari 2010 pukul 10:50 am

    as ww, salam kenal semuanya. aku pake receiver panasat akhir2 ini signal yang dpat diterima hanya dari pol vertikal, saya udah utak atik parabola tetap hasilnya sama tapi klu aku pake receiver lain semuanya bisa diterima. bagaimana caranya spya bisa kembali normal, mungkin ada teman2 yang bisa membantu

  72. 7 Februari 2010 pukul 6:55 am

    mas budi,saya mau tanya…

    saya pake satu parabola tapi 2 receiver. Setiap receiver yang satu liat trans tv ato trans7(yang pake satelit telecom) pasti receiver yang satunya ga bisa liat channel tv dari satelit palapa(RCTI,SCTV,METROTV dll) begitu pula sebaliknya…

    itu kenapa mas?

    saya harus ngapain spy normal?

  73. Rusmana
    1 Februari 2010 pukul 9:52 am

    mas mau tanya
    saya pakai 2lnb 2receiver 1dual yang satunya lagi singel,yang saya ingin tanyakan kalau tidak saling ganggu gimana caranya?
    .
    .
    yang saya pasang di tempat saya juga seperti yang sampean tanyakan, gak ada masalah. Perlu saya juga tahu adalah kondisi sekarang tentang parabola anda. seperti ukuran disk misalnya

  74. edy w.
    22 Desember 2009 pukul 6:34 am

    bossss..? saya mau nanya,parabola 7vit 2lnb. saya ingin mengganti 4lnb 2output apakah sekarang sudah bisa&ada lnbnya trus belinya ndek mana saya berdomisili di blitar
    .
    .
    @sebenarnya tambah lnb lagi juga gak terlalu bagus siaran tv yang kita dapat, saya lebih suka 2 lnb tapi gak pakai rotator/positioner. jadi kalau pingin cari satelit saya tinggal miringkan ke barat atau ketimur sesuai posisi satelit

  75. bowo
    6 Desember 2009 pukul 8:11 pm

    Mohon bantuan,
    Saya pake receiver dizipia telkomvision. Tiba2 ketika saya aktifkan yang keluar di layar receiver adalah LNB1 kemudia receiver mati.
    Kira2 masalahnya apa ya? Actuator juga tidak bekerja.
    TErima kasih bantuannya.
    .
    .
    @wah saya kurang mengerti, dihidupkan lagi dari power switch nya tetap gak mau lagi?

  76. Roni Pranata
    1 Desember 2009 pukul 12:10 pm

    Mas saya punya parabola 4 disk 2 receiver (goldsat dan starcom)
    saya ma sharing LNB satelite palapa dengan mengganti LNB Single menjadi Double.saya sudah mengikuti cara mas diatas,titik nol diganti arah utara-selatan,tapi sinyal palapa blank semua,kenapa mas ya??
    Mohon pencerahannya! Terima kasih banyak!

    Salam,

    Roni P.

    • 1 Desember 2009 pukul 1:21 pm

      saya sebenarnya bukan ahli dalam hal tersebut, saya bisa juga coba-coba. Pada remote receiver ada tombol info.ketika ditekan ada dua bar signal, satu kekuatan dan satunya kualitas. kekuatan menunjukkan lnb berfungsi sedang kualitas menunjukkan adanya sinyal dari. gimana?

    • 1 Desember 2009 pukul 1:24 pm

      saya sebenarnya bukan ahli dalam hal tersebut, saya bisa juga coba-coba. Pada remote receiver ada tombol info.ketika ditekan ada dua bar signal, satu kekuatan dan satunya kualitas. kekuatan menunjukkan lnb berfungsi sedang kualitas menunjukkan adanya sinyal dari. gimana? coba kalau posisi nol di barat-timur

  77. Af.Rosid
    28 Oktober 2009 pukul 9:46 pm

    Mas mau nanya untuk lnb telkom menghadap kemana dan telkom kemana
    .
    .
    @coba baca juga postingan melacak, mencari satelit

  78. 7 Oktober 2009 pukul 6:43 pm

    kalau tidak salah maksud Anda bahwa di disk anda telah terpasang 2 LNB, lantas tetangga ingin membuat paralel..
    kalau tetangga ingin menikmati satu satelit ya cukup satu lnb saja yang diganti dual, tapi kalau pingin menikmati palapa dan telkom tentu kedua lnb harus diganti dengan yang dual.
    prinsipnya sama saja, hanya arah NOL yang biasanya barat-timur, untuk dual LNB ganti utara-selatan.
    hati-hati ketika menggann=ti LNB, perhatikan kedalaman, dan jarak lnb asal, siapa tahu tak berhasil bisa dikembalikan ke posisi semula

  79. masdi
    7 Oktober 2009 pukul 11:19 am

    masz mw nanya, z kan sudah punya parabola merk matrix, trus tetangga sy mau paralel dengan parabola saya dengan cara pasang lnb dual, cara pasangnya gimana yah? apakah kedua LNB yang udah terpasang sebelumnya harus z ganti dengan lnb dual ato cuma satu aja.????

  80. khumaidi
    29 September 2009 pukul 1:23 am

    saya masih bingung memasang parabola khususnya LNB nya,untuk untuk titik netral atau nol baiknya posisi berada di arah mata angin yang mana dan apakah untuk daerah indonesia semua arah para bolanya sama dan arah yang baik itu ke arah mana?mohon penjelasanya yang detail sukur2 ada gambarnya

  81. Chyang
    25 Juni 2009 pukul 10:10 am

    Pak Guru,

    Sorry, maksudnya LNB nya cuman satu tapi cabang 2.
    Receiver pertama adalah Tanaka.
    Yng kedua adalah Matrix.
    Kayaknya Yestv gak bisa home sharing ya.

  82. ony
    24 Juni 2009 pukul 12:23 pm

    mas saya kesulitan dengan 2 LNB saya, padahal saya sdh pernah baca disini,
    1.lnb utama nol nya sdh dbarat, lnb ke 2 nol nya di timur, switnya barat on timur off, kok masih seperti menggunakan lnb single.
    2.mohon petunjuk utk seting pada receiver ( saya menggunakan venus )
    trims mass.

  83. Chyang
    23 Juni 2009 pukul 10:58 pm

    Pak Guru,

    Saya mau nanya nih. Saya ada pasang parabola 1 dish, 2 lnb, 2 receiver, yes tv prepaid. Napa ya di receiver kedua gak bisa dapet siaran HBO dan pay tv lainnya ya ?
    Thanks.
    .
    .
    @Chyang: saya masih kurang paham maksud pertanyaannya. tv yang anda maksud adalah tv berbayar, berarti hanya bisa ditangkap oleh receiver yang terdaftar. kecuali jika receiver kedua diparalel.
    terus 2 lnb yang terpasang tentu dua satelit yg berbeda, padahal tv tertentu terpancar dari salah satu satelit, lnb kedua juga akan menangkap dari satelit berbeda.

  84. 22 Juni 2009 pukul 7:37 am

    @aHAN:
    1. Rcti memang sinyalnya rendah akhir-akhir ini, untuk global beberapa hari ini diacak/ scrambled. asalkan metro tv masih nangkap berarti global juga bisa, karena mereka satu transponder.
    2. keduanya bisa. cuman mungkin lebih mudah palapa sebagai satelit utama, karena (barangkali) posisi anda sekarang palapa.lantas lnb untuk telkom dipasang disebelah timurnya. jaraknya sepertinya rapat (melihat posisi anda). kalau rapat masih belum dapet agak dimiringkan sedikit. jarak tersebut juga tergantung besar disk yang dipakai, semakin besar disk jaraknya semakin jauh.
    mudahan membantu. baca juga postingan ttg parabola di blog ini

  85. Ahan
    21 Juni 2009 pukul 10:10 am

    Mas, saya punya parabola receiver merk takashi. Yang jadi masalah, saya gak bisa nonton RCTI dan Global TV. apa kira2 karena sudut yang tidak tepat atau kenapa? Pososo saya ada di E 109.38 dan S.7.38.
    Untuk pemasangan 2 LNB gimana cara nentuin mana yang palapa C2 mana yang telekom?dan posisi LNB mana yang tepat di tengah?mohon bantuannya Y.trims

  86. 15 Mei 2009 pukul 11:19 pm

    @mas Utama Cahya: wah kalau masalah yang menjurus ke daerah pedalaman kurang paham saya. perkiraan saya kok gak bisa ya. tapi gak tahulah. dan lagi LNB yg dual juga gak mahal kok

  87. Utama Cahya
    15 Mei 2009 pukul 9:50 pm

    Mas, kalo LNB yang single dioutputnya kita cabang pake adapter biasa bisa gak ya,soalnya sayang kalo beli LNB lagi yang dual.tengkyu.Salam

  88. Afwin
    4 Mei 2009 pukul 8:34 pm

    Bos, Saya mau nanya nih,..

    Saya punya Parabola merk Takasi, Receiv Tanaka T28 Express, LNB Technosat, btw hasil chanel yang saya peroleh 200an, tapi masih kurang puas jika saya mau tambah channel jika LNB saya ganti, pakai apa ya yang bagus? dan bisa menerima sinyal2 yang kuat. Mohon bantuan ya..

  89. 29 Maret 2009 pukul 1:14 pm

    2junovi :merk receiver gak masalah

  90. Juonvi
    29 Maret 2009 pukul 9:58 am

    mas saya mau nanya2x… tp saya cek receiver saya merk apa dulu ya…

  91. topan
    11 Maret 2009 pukul 11:45 am

    mas tanya dong, bisa ngak disk utk indovision dibikin, digabung dgn 2 lnb lainnya (misal sy beli lnb dipasaran)

    makasih

    lam nal

    top-1
    .
    .
    @Top-1: kayaknya gak bisa deh, soalnya disk indo kecil sekali, terus kesulitan juga masang lnb-nya karena gak ada tempat naruh lnb lain

  92. 27 Februari 2009 pukul 8:36 pm

    Haduh pak, saya pengen bisa ngutak-atik barang elektronik sendiri… :sad:

  93. 27 Februari 2009 pukul 10:02 am

    Asyik juga tuh….
    aku juga senang bungkar, kalo mau yang sukur and kalo ngak yang sukar
    artinya beli lagi… he..he…
    emang kita harus berani coba and berani tentunya dengan modal pengetahuan elecktro sedikit setidaknya tau pengarusan, fungsi, dan lain-lain, tapi ada saya pernah nemuin IC yang tidak dijual di pasaran, akhirnya ya… jadi rongsokan.
    .
    .
    @hamdan: halah itu khan alasan orang gak punya duit, suka kutak-kutik..kwekwkwkwk

  94. 25 Februari 2009 pukul 11:43 pm

    wah… kreative sekali bapak ini. bisa diikutin nih, teladan yang bagus pak, ditunggu teladan berikutnya.
    .
    .
    @Arton: halah… ini khan karena saya gak punya duit….kikikikikikikik. makasih ya…

  95. 25 Februari 2009 pukul 4:57 pm

    selamat nonton mass…

    @Mr: makasih kunjungannya

  96. 25 Februari 2009 pukul 10:16 am

    WADUHHHHHHHHH PINTER SERVIS KENAPA GA BUKA SERVIS AJA KANG KAN ITUNG ITUNG TAMBAH PENGHASILAN YAAAAAAAA KAN.MAAF BERIBU MAAF AKU BARU BISA BERKUNJUNG SOLANYA HABIS BANYAK TUGAS YANG HARUS DI KERJAKAN JADI BEBERAPA HARI KEBELAKANG AKU OFF WKWKWKWKKWKWKWKWKWK MANA POSTING HO NO CO RO KO NYA KANG AKU DAH GA SABAR MENANTI SAMBIL NYANYI.RINDU MENANTINYA RANA RANI WKWKWKWKWK
    .
    .
    @Awie: halah sekedar coba-coba saja kok, dasar suka usil. posting honocoroka? halah aku malah pingin liat dari sampean kok. lagi nyari-nyari info gimana posting font honocoroka bisa masuk, tapi bukan sebagai gambar. sukses untuk pengembaraan Anda

  97. 25 Februari 2009 pukul 6:04 am

    Asyik, bisa segelas berdua.
    Asyik juga bisa nyervis sendiri.
    Sukses buat Mas Budi
    .
    .
    @Marsudiyanto:Halah pak Lhawong kepepet..kesempatan dalam kesempitan, kecepatan dalam kecepitan….hehehehe

  98. andi
    6 Juli 2010 pukul 2:38 pm

    saya puya keluhan masalah riciver vinus, power saplay ok. tapi ada masalah. setiap dingin risiper tersebut hidup. kalou di matin susah hidup, bagian manaya yang harus di perbaiki? mohon untuk jawaban ya pada guru

  99. 6 Juli 2010 pukul 9:34 pm

    coba dibuka receivernya, lalu perhatikan pada kondensator elektrolit pada bagian power, biasanya ada yang gembung (bisa dilihat dari tampilannya)
    catat dan cari di pasaran. banyak kok…kalau dapat baru diganti elko yang gembung tadi…
    maaf lho saya gak seberapa paham tenteng elektro..cuma pengalaman pernah seperti itu

  1. 21 Juni 2010 pukul 1:23 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.737 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: