MENCARI SATELIT TV cara SMS
30 Maret 2009 at 8:26 pm | In parabola | 26 CommentsTags: cari satelit, manual cari parabola, seting receiver, tv fta
Sebenarnya saya kok rada malu posting ginian, masak parabola kok diikat pake tali sling, beli rotator lak uwis. selesai. tapi berhubung saya ingin menunjukkan bahwa saya orang yang gak punya duit. ya udahlah. sedikit NARSO (narsis tapi ndeso).
postingan ini merupakan sambungan dari postingan melacak, mencari posisi satelit. karena ada beberapa yang nanya gimana sih mencari satelit? bahkan ada yang nelpon segala. ada yang dari arab, merauke, sabah malaysia, kudus, pontianak, halah…
baiklah, kita balik ke permasalahan pingin cari satelit dengan cara manual, (SMS = sari Satellite Manual System) persyaratannya tentu pemasangannya sudah bener, sesuai dengan petunjuk, halah…
bahan dan peralatan yang diperlukan adalah
1. per, saya gunakan per panjang yang biasa dipake tracksando, ayunan
2. tali baja/sling 10-20 meter (sesuai keperluan)
3, roda kecil, saya pake kerekan burung = 2 ( atau lebih)
4. kayu balokan, besarnya menyesuaikan
5. peralatan seperti palu, tali kecil pengikat, paku, kopi dan jajanan secukupnya
caranya:
1. per dipasang di sebelah barat, karena satelit banyak di bagian barat
2. sling dipasang di sebelah timur, roda dipasang di tempat tikungan. pada ujung tali di beri gantungan yang ada lobangnya. lubang tersebut digunakan untuk mencantolkannya di paku-paku. paku-pakau nanti merupakan cantolan tiap satelit. paku pertama dibuat tingginya sekitar 1 meter.
3. setelah per diikat dan sling dipasang dicantolkan pada paku, maka kedua alat ini dapat menyangga gerakan parabola barat-timur. pastikan sudah pas. lepaskan besi penyangga barat-timur (seperti pada gbr).
4. ketika besi penyangga dilepas, kekuatan sinyal tidak berubah. selanjutnya siap melakukan SMS (satelite manual system)
5. siapkan daftar satelit dan daftar transponder (dapat didonlot disini)
6. buka receiver-tambah transponder. misalnya anda ingin cari satelit telkom, asukkan salah satu transponder misalnya JTV : freq=04096, symrate =03126, pol = H, kemudian lepas tali dari paku-jangan pencet tombol OK terlebih dulu
7. gerakkan/ulur-tarik pelan-pelan hinggga diperoleh sinyal. jika sinyal didapat berarti satelit telkomnya dapet. tandai dan beri paku. setelah itu bari tekan OK.
8. jika JTV dapet, bararti transponder lain di satelit tersebut dapat dicari
9. berikutya untuk nyari satelit lain, tinggal sama seperti langkah 6-8. jika langkah 6-7 gagal, berarti pemasangan parabola tidak pas.
10. bbrp receiver sudah dilengkapi daftar satelit dan transponder. kalau satelit dah dapat, masuk ke lacak satelit, maka tv yg FTA (free to air) langsung dapat semua di satelit tersebut
selamat mencoba
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.











Teorinya saya simpan, siapa tau bermanfaat dikemudian hari
Komentar oleh marsudiyanto — 31 Maret 2009 #
Postinge bagus om..
Tak liatin ama sodaraku yg baru pulang dari jambi,sueneng banget ne orange..
Besok mau di coba di sono katane,bermanfaat beneran posting Om..ne…
.
.
@sangbayang=sby: halah bilange kemaren mumet, memang betul mas ndik luar juawa itu kalo mau nuangkep siaran teve kudu pake pababola, soale yang namae transmisi tu cuman ndik kota-kota besar thok. mudahan wae bisa bantu
Komentar oleh SanG BaYAnG — 31 Maret 2009 #
wih pak guru kreatif bener
salut…
tp nariknya jangan kenceng2 yo pak, kasihan tetangga kalo kejatuhan para bola sebesar gitu.
.
.
@bendiel : kwakakakaka…wah ini termasuk NARKOBA = narik kolor barabola
Komentar oleh bendiel — 31 Maret 2009 #
Teorinya saya simpan, siapa tau bermanfaat dikemudian hari…..bagus om kreatip emang pak guru jaman skarang dituntut kreatip..dan wajib kreatip…salammm
.
.
@@mrPall: eh…ternyata salamnya ada amplopnya……..makasih ya, lumayan untuk beli rokok
Komentar oleh mrpall — 1 April 2009 #
yoi banget apik pol!!!
Komentar oleh S.A — 5 April 2009 #
Mudah2an bermanfaat.
Mudah2an pula bisa jadi inspirasi buat guru2 yang lain untuk bisa berkreasi.
Komentar oleh MQ Hidayat — 5 April 2009 #
Terima kasih atas share ilmunya..
Jadi pengen nyuba
Komentar oleh gajah_pesing — 5 April 2009 #
ra nduwe tipi gawe nyoba. nice inpo gan!
.
.
@sandiasa: sama-sama
Komentar oleh SandiasA — 6 April 2009 #
tolong mas kasi tahu ke saya adakah alat atau bagaimana caranya untuk memasang dua digital receiver secara bersamaan dengan satu antena parabola, maklumlah kami lagi bokek sejak krisis moneter ini jadi pengen hemat biaya, jadi tinggal numpang dengan antena tetangga saja. terima kasih atas bantuannya (mohon dibalas ke email saya)
Komentar oleh Ismail Sholeh — 11 April 2009 #
@mas ismail ; sampean baca artikel satu gelas berdua, atau bisa juga pararel dari receiver, cuma kalau yang ini polaritas harus sama, misale stasiun yang polaritasnya horisontal : tvone, metro, rcti, global, sctv dan…. terus yg horisontal :antv, indosiar.
ketika receiver induk nyetel vertikal, maka anda hanya bisa nyetel yg vertikal juga. lha kalau pingin bebas pakai cara segelas berdua
Komentar oleh budi — 11 April 2009 #
pak,, korea5 sama palapa koordinatnya kan sama,, bisa ga kita nangkap siaran dari satelit korea?? dan saya mau tanya kenapa rcti masih belum bisa ketngkap apa saya dalam pemasangan antena ada yang salah??
parola saya dish mesh 6ft, lnb VENUS, receiver SHIBEI. matur nuwun,,,,
.
.
@Andy: disk mesh 6 ft memang kurang peka kalau 6 ft solid lebih bagus. lnb yang saya pakai merk HANSEN, kelihatannya lebih bagus ini
Komentar oleh andy — 15 April 2009 #
pak receiver saya kalo di masuki freq diatas 10rb koq ga bisa kenapa?? apa harganya murah itu ya??
terimakasih atas bantuanya..
.
.
@Andy: selamat dulu ya atas keberhasilannya mencari satelit. berikutnya kemampuan receiver ya begitu, saya juga gak paham tentang itu. bukankarena murah. barangkali jenis LNB, khan ada C-band, Ku-Band. coba tanya pada yang ahli
Komentar oleh andy — 21 April 2009 #
Mohon minta gambar parabola dg tali sling agar diperbesar/bisa di download.kalau bisa kirim ke email saya. Terimakasih
Komentar oleh Faturahman — 22 April 2009 #
sampai saat ini saya ucapkan terima kasih atas semua infonya dari bapak,, dan skrng saya sdh sampai telstar18, tapi canel yang masuk cuma 4, apa cuma 6ft itu ya?? Matur nuwun..
Komentar oleh andy — 22 April 2009 #
maaf salah, maksud saya telstar10,
Komentar oleh andy — 22 April 2009 #
@mas faturahman: ya besok-besok tak apdet gambarnya, itu cuma sket-nya orang gak bisa gambar.
@mas Andy: wah hebat mas dapet telstar10, masalah jumlah chanel itu tergantung satelitnya berapa yang dipancarkan bebas (FTA). oh ya berapa alamat telstar 10, lagi males buka catetan. yang buanyak itu di asiasat, apstar 1a
Komentar oleh budi — 22 April 2009 #
almat ada di 76.5E, kalo asiasat 2-4 saya sdh dpt, tapi kalo apstar1a blm dpt, dan di catetan yg saya ambil dari satcodx koq ga ada, kira-kira almatnya di mana?
.
.
@andy: lha yaitu, makanya nama satelit gak penting, yang penting alamatnya. apstar 1a di 134, apstar 1 di 138 trus agila2 di 146. di aglia ada tv indonesianya lho, tapi saya lupa
Komentar oleh andy — 23 April 2009 #
pak misale dish mesh, terus jaring2nya saya ganti pake plat alumunium kira2 menurut bapak gmn??? matur nuwun…
Komentar oleh andy — 24 April 2009 #
Aq moco kawit mau bolak balik ko’ ora ngerti jane kuwi lagi mbahas opo to? opo tenane aq katrok yo?
.
.
@agung: hahahaha…aku yo ra mudheng
Komentar oleh Agung — 24 April 2009 #
wah iki baru sangar, itu parabola juga bisa buat antena wirless. hihihi buat yg ngerasa poor people kek gua. wes ah pokok’e pak budies top markotop maknyusss… xixixi lanjut pak
.
.
@Gophal makasih yasebenarnya iya sih, tapi saya kesulitan tempatnya. tapi saya pernah pasang di rumah pak danramil 1012-07/ampah pakai parabola 12feet jan maknyus tenan. sinyale ekselen
Komentar oleh ghopal — 12 Mei 2009 #
Pak budi salam kenal yo.bpk kreatif bner…mau tnya,gantung per dan tali slink di bgian parabola mananya y?apa hrus di bolongin piringannya?trus gambarnya boleh emailin k sy ga?sy ngenet pke hape jd ga jelas..mksh y pak
Komentar oleh Airi — 17 Juli 2009 #
Saya mau tanya, bgmna cara mencari satelit baru dn bgmn cara mencari posisi satelit lewat positioner. Smg pertanyaan saya di jawab. Trm kasih byk atas infonya.
Komentar oleh Henzhrd — 30 Juli 2009 #
@Henzrid: pada langkah 5,6,, 7 dan seterusnya tali yang diulur-tarik, diganti dengan melakukan gerakan pada positioner, sambil melihat pada receiver. jika ditemukan sinyal dapat langsung disimpan. kearah mana gerakan positioner tergantung satelit dan posisi kota anda
Komentar oleh budisan68 — 31 Juli 2009 #
Pak budi,komen saya blum di jawab lho,sy penasaran cara gantung per dan tali di disc gmn cranya yg aman biar ga rusak.mksh pak
Komentar oleh Airi — 5 Agustus 2009 #
@Airil : wah..maaf, juli -agustus kegiatan luar padet banget, belum sempat. sampean belum mencantumkan ukuran disk yang digunakan, karena beda batuk beda pula obatnya…(lho kok gak sambung)rencana saya mau saya tambah foto disk 9 feet(mesh) dan disk 6 feet(solid).
Komentar oleh budisan68 — 6 Agustus 2009 #
Punya saya yg solid pak,yg 6 feet.sy agak ngeri kalo di bolongn.tkut rusak.hehe.makasih y pak.sya tunggu blesannya
Komentar oleh Airi — 11 Agustus 2009 #