SEDUMUK BATHUK, SENYARI BUMI

Lemahnya pertahanan kita tercium tetangga
Perseteruan tiga jenderal
Jatuhnya pesawat latih
Jatuhnya pesawat Hercules
Menurunnya anggaran pertahanan
Keprofesionalan prajurit
Politisi yang hanya memikir perut sendiri
Lemahnya pertahanan kita tercium tetangga
Pesawat-pesawat usang
Kapal-kapal karatan
Bedil-bedil mejen
Keker-keker jamuren
Prajurit-prajurit kelaparan
Ketika kau berusaha mengusik kedaulatan ibuku
Darahku mendidih
Nasionalismeku bangkit
Sedumuk bathuk senyari bumi,
Malingsia ndi dadamu
iki dadaku
rawe-rawe rantas
malang-malang putung…….



















Setelah Sipadan dan Ligitan, masalah kita bukan hanya Ambalat.
@gusfudz: betul gus,.. daripada saling serang sesama mahasiswa, sesama seporter. khan ndik sana ada musuh-musuh yang nyata. masalahnya berani gak gak mereka-mereka yang suka kelahi itu dihadapkan musuh yang sebenarnya……..
rakyat kita rupanya dah lama tidak “merasakan” suasana heroik. Lihat saja antar suporter tawuran, antar mahasiswa tawuran, antar kampung tawuran…mbok ya sekali-kali “membangkitkan lagi” semangat patriotisme itu dengan “mencoba” si negara “usil” disebelah….he..he… mungkin semangat tempurnya jadi tersalurkan…….
Ganyang.. Ganyang.. Ayo ganyang telo bakar sambil manggul senjata menuju medan perang.. Tp kapan pak perangé ? Ki senjataku wis tak minyaki terusé..
yang dekat ambalat siyap-siyap ya…
ganyang malingsia!!
sedumuk bathuk senyari bumi ki artinya opo to pak?
tok ke plinthenge ……
.
.
@sudaryadi: tapi jangan saya yang di plintheng, yapak….
gak usah pake nego, gak bakal maju negara kita kalo pake perasaan
gadjoel tjotjotnja….
.
.
@gubrik: itu untuk saya kah…. hi…. jangan ah
Akankah kita terjajah kembali..?
.
.
‘@jiwakelana: jangan ah…. merdeka!
Heee ganyang malaysia …. tapi kalau dipikir-pikir ternyata yang salah ya para pemimpin bangsa ini … karena hanya memikirkan perutnya sendiri tanpa mengedepankan kepentingan bangsa dan negara
.
.
@WD: malingsia mas….pecas ndahe