SINYAL JERIT KAWULO ALIT
4 Juni 2009 at 9:58 pm | In Catatan teman, motivasi | 18 CommentsTags: peduli prita, sinyal jerit
Prita yang teramputasi haknya akhirnya bisa bertemu keluarga setelah ribuan blogger menunjukkan solidaritas yang tinggi. Setelah banyak tokoh nasional yang membuka respiratory mask, kemudian angkat bicara akhirnya Prita dibebaskan.
Jeruji penjara penuh deretan ampul yang siap diinjeksikan ke dalam pembuluh darah untuk memisahkan dengan anaknya yang masih menyusui akhirnya batal setelah banyak media televisi yang menayangkan ketidakadilan. Seribu perban tak mampu membalut, membungkam kebebasan untuk berbicara. sterilisator elektrik sekalipun.
Borgol-borgol karatan yang penuh dengan clostridium tetani, aedes aegypti tak pula menyebabkan darah tercemar. Justru hodrokortison yg dimiliki para blogger telah menyebarkan glukosa dalam darah sehingga Preti tidak mengalami peradangan dan alergi terhadap ancaman kurungan penjara.
Selama kawulo alit masih bisa menjerit, maka sinyal-sinyal jerit kawulo alit akan tetap bergema. Eritrosit kami tidak akan mengalami hemolisis. Darah kami akan tetap merah, tulang kami akan tetap putih.
<a href=”http://ibuprita.suatuhari.com/” target=”_blank”><img src=”http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads
18 Tanggapan »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan sebuah tanggapan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.








Alhamdulillah Bu Guru Prita Bisa Setengah Bernafas Lagi ..
Comment oleh masDan — 4 Juni 2009 #
mari kita berusaha mencermati dan mengawal kebijakan ini semampunya dengan mengkritisi atau apalah…
oh ya kalo mau pasang banner ambil ke sini
Comment oleh suryaden — 4 Juni 2009 #
Keknya mereka para dokter n penguasa RS om Ni ntu sudah pada melupakan jasa guru ya… Ato jangan-jangan mereka dulu murid nyang mbandel trus ini mbandel dendam ngono paya
Muga-muga wae semoga pak Budi, apik kabeh, termasuk bu PM.
Comment oleh WANDI thok — 5 Juni 2009 #
rakyat bersatu tak bisa dikalahkan.
blogger bersatu hancurkan kedzoliman
hahahahaha
.
.
@jdm: maju………………………
Comment oleh JAUHDIMATA — 5 Juni 2009 #
Maju terusss..!!!
.
.
@Sangby” maju…………………………………………………….
Comment oleh SanG BaYAnG — 5 Juni 2009 #
jangan takut…..kebenaran pasti menang.
rakyat bersatu tak bisa dikalahkan.
blogger bersatu hancurkan kedzoliman
hahahahaha
<img src="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads
@mrpall : hahahaha (BERLAGAK JAGOAN…)
Comment oleh mrpall — 5 Juni 2009 #
solidaritas melawan kecongkakan…
Comment oleh grubik — 5 Juni 2009 #
Wew…
Kawula Alit kok njerite nganggo Bahasa Latin semua…
Comment oleh marsudiyanto — 5 Juni 2009 #
Perasaan sampeyan gak “alit” lho pak… he…
Comment oleh zarod — 5 Juni 2009 #
sisi kemanusiaan sedikit sedikit sudah mulai terkikis ya pak.
Comment oleh yayat — 6 Juni 2009 #
mari terus galang solidritas buat ibu Prita
Comment oleh realylife — 6 Juni 2009 #
mampir sob,,salm knal y..
.
.
@kir31: makasih kenal balik dari kalimantan tengah
Comment oleh kir31 — 8 Juni 2009 #
sebuah analogi yang cerdas!
.
.
@itempoeti: gek apanya yang cerdas, item gak…putih gak….
Comment oleh itempoeti — 9 Juni 2009 #
saya sudah memasukkan link km di web saya.. anchor “tentang guru”
Mohon taruh link balik ya..
thx
Comment oleh Towel Cake — 9 Juni 2009 #
semakin hari semakin ada perkembangan pak Budi,
terakhir status tahanan kota dibebaskan.
mudah-mudahan suara kawulo alit terus didengar ..
Comment oleh mascayo — 12 Juni 2009 #
jgn takut ungkapin kebenaran
Comment oleh kidungjingga — 12 Juni 2009 #
hmmm.. analogi make hemogloginnya bagus banget mas
.
.
@ceznez: makasih..kunjungannya
Comment oleh ceznez — 12 Juni 2009 #
Bong… guru itu kalau digugu (dianuti) tambah kuru ( kurus), makanya kepana anda ditakdirkan jadi guru, padahal konsekwensinya itu dunia akherat, kalau hanya sekedar mendidik manusia korop dengan bermain sandiwara dipanggung UAS/UAN. atau ujian lainnya, toh tidak jauh berbeda dengan menciptakan generasi koroptor, generasi lemah, generasi jalan pintas, generasi yang curang, generasi yang bodoh, generasi yang tidak siap dan tahan banting, generasi yang rusak mental dan akhirnya menciptakan penghuni neraka… ? sementara pak Guru yang sibuk dengan kenaikan pangkat, rame dengan sewrifikasi yang penuh kecurangan dan asal-asalah serta manipulasi data dll. hal ini sungguh mengerikan.
KAPAN INDONESIA sehat jiwa dan raganya. agar mamou bertdikasi, dan tidak menjadi bangsa yang terpuruk
Comment oleh turhan — 1 Juli 2009 #