DIATAS 34.000 KAKI
13 Juni 2009 at 6:58 am | In Pendidikan | 13 CommentsDI ATAS 34.000 KAKI
Sekitar pukul 17.50 wib aku melongok ke jendela sebelah kananku. Gumpalan awan hitam tampak seperti deretan kerbau-kerbau yang berbaris. Beberapa saat kemudian pesawat terasa sedikit berguncang. Cuaca yang tadi cukup menyenangkan, tiba-tiba berubah seperti sebuah perjalanan di lorong gelap. Kukencangkan ikatan sabuk pengaman seraya memanjatkan doa semoga perjalanan ini aman dan selamat.
Benar. Tak lama kemudian ada pengumuman dari awak pesawat bahwa cuaca agak kurang baik. Semua penumpang diharapkan tidak meninggalkan tempat duduk dan kembali memasang sabuk pengamannya. Diinformasikan juga bahwa pesawat sedang berada di ketinggian 34.000 kaki. Kejadian ini tak berlangsung lama, hanya berkisar sekitar 10 menit.
Diatas 34.000 kaki
Dalam dingin dan ketakutan
Nyawa seperti sedang tercentel, nempel di sayap-sayap garuda
Setiap saat bisa saja lepas atas kehendakNya
Di atas 34.000 kaki
Dalam denging telinga dan pandangan kiri-kanan yang gelap
Semakin kudekatkan hatiku kepadaNya
Dia yang membuat air menguap menjadi awan-awan putih dan hitam
Dia pula yang mengatur segalanya….
Cuaca kembali normal, lekuk-lekuk sungai kembali kelihatan. Hamparan hijau perkebunan kelapa sawit mengurangi rasa was-was, setidaknya gambaran segera tiba di kota Pekanbaru akan terwujud beberapa saat lagi. Pendaratan berlangsung mulus tepat pukul 18.20 wib. Alhamdulillah…..perjalanan Ampah – Palangka Raya – Jakarta – Pekanbaru berlangsung aman dan lancar.
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.








huh snang denger’y anak-anak SMA 1 Ampah bisa punya prestasi……
angkat nama bartim terutama Kecamatan Ampah…..
kami para alumni turut bangga……..
Q yakin smua tu termasuk dri perjuangan bapak bagi anak-anak’y
maju terus pak…..
Q g tau mesti turut bantu apa… yang Q tau cuma bisa bantu doa aja…..
MAJU TERUS…….. CHAYO………….!!!!!!!!!!
GBU ALL
.
.
@rendy: makasih Ren, kaupun di sana harus tetep kejar prestasi, jangan kecewakan orang-orang yg menyayangi kamu. temasuk kami
Komentar oleh rendy sawako — 14 Juni 2009 #
Ah,,, Tuhan ga akan jemput bapa sekarang…….
sebelum perjuangan bapa menuju cita cita dan impian tercapai……
heheheehehehehehehe………..
CHAYO pak……….
Komentar oleh rendy sawako — 14 Juni 2009 #
perjalanan yang mendebarkan.
akhirnya selamat dan bisa posting lagi
.
.
@jauhdimata: ya syukur alhamdulillah…berkat doa semuanya
Komentar oleh JAUHDIMATA — 14 Juni 2009 #
Deg deg plus dong jadinya.. Akhirnya..!!
Komentar oleh Afrianti Takaful — 14 Juni 2009 #
Selamat & sukses. Semoga selamat kembali ke Ampah. MbAkNOHARA kapan kembali ke Kelantan? Kalimantan!!
Komentar oleh DAJOE — 14 Juni 2009 #
saat membaca saya seperti ada disana. malah sampai kepikiran Hercules. Tapi Alhamdulillah.. dapat sampai dengan selamat…
Komentar oleh accredited online degree — 15 Juni 2009 #
Saya Juga Sempat Merasakan Perasaan Berdebar seperti bapak … Takut, Cemas, tapi Akhirnya Alhamdulillah Bisa Mendarat juga Pesawat Yangs aya Tumpangi ..
Komentar oleh masDan — 15 Juni 2009 #
Semoga itu bukan garuda yang terakhir buat guru dan siswa SMAN 1 Ampah…Amin.
Komentar oleh Akhta — 16 Juni 2009 #
pengalaman yang menegangkan pak… sukses buat SMA 1 Ampah
Komentar oleh ndru — 16 Juni 2009 #
Kok ndadak muter-muter pak Budi? Apa ora ana sing langsung PaRa-PeRu?
Komentar oleh WANDI thok — 17 Juni 2009 #
saya pernah mengalami hal hampir sama, pak. waktu itu bawa 3 anak kecil (4-9 tahun). saya minta mereka baca ayat kursi berulang2 dan berdoa. setelah berdoa, yang terkecil nanya: kita lagi antrian isi bensin ya, te?
saya belajar dari situ, segelap apa pun ada sisi terangnya, pak
mudah2an langkah kita selanjutnya selalu dalam bimbingan tuhan yang maha perkasa.
Komentar oleh wyd — 18 Juni 2009 #
Alhamdululillah ya Pak, semoga Bapak selalu sehat dan selalu ada dalam lindungannya. Amiin. Salam
Komentar oleh yayat — 19 Juni 2009 #
piye mas, digerebek ngga laptopnya, hehehehehe, eh dapat juara berapa disana?
.
.
@agung: ternyata lancar-lancar aja di bandara. cuma di sana kegiatan diundur, jadi gak ikut kegiatan. karena jatah gak ada perpanjangan
Komentar oleh Agung Suparjono — 20 Juni 2009 #