Laptop raib di Kediri

26 September 2009 at 8:33 pm | In jalan-jalan | 13 Comments
Tags: , , , , , ,

Tanggal 23 september 2009 perjalanan Ngawi, Caruban, Nganjuk, Kediri, Kulungagung. Sekitar pukul 13 singgah di warung bathok yg berlokasi di Kras dekat Ngantru(perbatasan Kediri Tulungagung). Sebelum meninggakan kendaraan kami sudah memastikan bahwa mobil dalam keadaan terkunci.
Kamipun menikmati nasi bothok dan es degan dengan lahap. Selesai makan tidak ada rasa curiga karena semua pintu masih dalam keadaan terkunci dan tidak ada tanda-tanda bekas dibuka atau rusak. Setelah berjalan sekitar 4 km baru sadar kalau ada salah satu tas yang letaknya di depan hilang. Tas tersebut berisi laptop, modem gsm, 2 charge hp sony dan siemens, kabel data nokia, buku  buku komputer yang di beli di Grand mall solo, bbrp cd program, flashdisk dan mainan sikembar. Tas tersebut memang agak besar karena baru di beli di kudus.
Kami coba kembali ke warung tempat makan tadi, melihat kami kembali sepertinya ada yg ganjil diantara staf warung.
Barangkali memang harus seperti itu nasib yg dialami laptop bututku.
Aku coba untuk ikhlas…

& Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. Sing sabar……

  2. walah, kok ya ada yang usil seperti itu, toh, mas. bukan soal bututnya, tetapi nilai yang terkandung di dalamnya. semoga Tuhan memberikan pengganti yang lebih bagus, mas bud.

  3. Ikut Prihatin seprihatin prihatinnya…

  4. sabar …nanti ada ganti yang lebih baik dari Allah SWT, Insnya Allah.

  5. semoga mendapat ganti yang lebih baik dari Allah. Amiin..

  6. sabar pak…di iklaskan saja. sapa tau nanti dapat rejeki yang lainnya :-)

  7. Diikhlasin aja, Pak. Saya yakin akan dapat gantinya yang lebih baik.

  8. Sabar Bapak. Saya doakan dapat ganti yang lebih baik. Amin.

    Selamat pagi. Selamat berjuang.

  9. Innalillahi Wa inna Ilaihi Raaji’uun… Turut berbela sungkawa atas raibnya laptop pak budi. Butut barangnya namun bukan berarti butut nilainya, namun yang pasti ada hikmah dibalik ini semua. Semoga Pak Budi diberi kelapangan hati dan segera mendapatkan ganti yang lebih baik, lebih dan semua yang lebih dari Allah SWT. Amiin…Amiin…Amiiin.

  10. Betul, butut barangnya. Namun ketika sampe sekolh sadar bhw daftr nilai anak2 , perangkat pembelajaran lengkap ada d situ, tambah lagi catatan koperasi sekolah salama 2th dan softwer2 yg ku kumpulin. Org yg dpt gak merasa bermanfaat tp yg hilangan kok berat melepas. Ya harus ikhlas. Makasih dorongan moril semua teman2

  11. ikilasin ya bapak sing sabar memang ini cobaan siapa tahu ada hikmah dibalik ini semua

  12. Wow….turut bersimpati…
    Semoga ini menjadi awal dan saya do’aka agar bapak dapat pengganti laptop lagi serta ditambah rezeki bagi mereka yang berusaha ikhlas dan berpikir positif.

  13. Biasanya sesuatu terasa “berharga” pabila sudah lenyap dari pandangan mata kita. Sang GURU pasti lebih tahu ILMU nya.
    Tak ada kesabaran tanpa ke-khusyuk’an.
    Tak ada ke-Khusyuk’an tanpa kesadaran bahwasannya “SEMUA datangnya dari Alloh” dan yang selalu kita anggap “MILIK KITA” sejatinya hanyalah titipan semata.
    .
    .
    @Adi: alhamdulillah, dapat pencerahan, supaya tambah ikhlas


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.