Beranda > javanese > SATURDAY SWEET (Setu Legi)

SATURDAY SWEET (Setu Legi)

Pak Sastro

Saturday Sweet (setu legi). Warga Jawa khususnya para orang tua dahulu pasti paham betul akan istilah neptu dino dan neptu pasaran. Selain menggunakan perhitungan hari  (Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat) masih ada lagi perhitungan menggunakan Pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perputaran Hari-pasaran akan berulang setiap 35 hari, misalnya Jumat Kliwon akan kembali ke Jumat Kliwon lagi setelah 35 hari kemudian. Perutaran Hari-Pasaran ini dikenal dengan istilah SELAPAN.

Dengan menggunakan aplikasi pengolah angka, seperti excel, Pak Sastro pernah membuat perhitungan mencari hari lahir dan weton menggunakan Excel. Masing masing Hari dan Pasaran memiliki nilai angka tertentu yang disebut neptu, seperti tampak pada tabel di bawah ini

MOD HARI NEPTU PASARAN NEPTU
0 SABTU 9 KLIWON 8
1 MINGGU 5 LEGI 5
2 SENIN 4 PAING 9
3 SELASA 3 PON 7
4 RABU 7 WAGE 4
5 KAMIS 8
6 JUMAT 6

Saturday Sweet (setu legi) apakah hari baik? Pada dasarnya semua hari adalah baik. Namun demikian para sesepuh masih menggunakan perhitungan pasaran untuk hal-hal yang dianggap fundamental, seperti akan mendirikan rumah, menempati rumah baru, mencari jodoh, hari pernikahan dan lain-lain. Sebagai contoh untuk tanggal 8 Juli 2010 berdasarkan perhitungan Pak Sastro menggunakan excel diperoleh data sebagai berikut :

Tanggal : 8 Juli 2010
DINO KAMIS
PASARAN PAING
DINO 8
WETON 9
JUMLAH 17
PERNAHING JAYA LOR utowo KULON
WATAKe GinuronKeringan
BINTANGe cancer

Pada hari Jumat pahing 8 Juli 2010 ini terjadi pertandingan besar antara Jerman Vs Spanyol. Siapakah yang akan beruntung dengan jumlah neptu 17? Kalau hari Kamisnya, maka urutan huruf Jawa jatuh pada , “SA”  sepertinya adalah awal huruf untuk Spanyol.

SETU LEGI . adalagi istilah dalam bahasa jawa yang disebut dengan “KEROTOBOSO/KERATABASA”, yaitu semacam singkatan dari suatu rangkaian kata tertentu.

  • Bapak = Bab apa apa pepak
  • Berkat = Mak breg diangkat
  • Cengkir = Kencenging pikir
  • Dongeng = Dipaido keneng
  • Garwa = Sigarane nyawa
  • Gedhang = Digeget bubar madhang
  • Guru = Digugu lan ditiru
  • Kathok = Diangkat baka sithok
  • Kuping = Kaku tur njepiping
  • Kutang = Sikute diutang
  • Maling = Amale wong ora eling
  • Mantu = Dieman eman mekso metu
  • Saru = Kasar lan keliru
  • Sopir = Yen ngaso mampir
  • Sruwal = Saru yen nganti uwal
  • Tandur = Nata karo mundur
  • Tarub = Ditata supaya katon murub
  • Tebu = Mantepe nek wis mlebu
  • Tepas = Nitipke napas
  • Wanita = Wani ing tata
  • Wedang = Ngawe kadang
  • Weteng = Ruwet tur peteng
  • SETU LEGI = …. ini sebenarnya sindiran buat Busastro yang artinya SETENGAH TUWO LEMU GINUK-GINUK….. apakah Anda/isteri Anda SETU LEGI..?  Jangan tersinggung ya…
    1. 26 September 2010 pada 12:34 pm | #1

      Wahh… Selain setengah tuwek lemu ginuk2 ora ono arti liyane? MenyinGgung perasaan iku.. He..he…

    2. 14 Juli 2010 pada 9:58 pm | #2

      Pak weton ku iku setu legi loh, iku nebtu ne 14 podho karo anaku seng ke 2. Seng pertama nebtu e 17, paling gede dewe (sabtu kliwon) kabeh mangon nang sak omah. Lah jare wong jowo biyen, seng weton e podho gak oleh urip sak tanah (omah) marai ono seng pasti jadi korban. Piye iku pak :?: :???:
      Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    3. 11 Juli 2010 pada 10:50 am | #3

      primbon baru nih, sampai spanyol segala

    4. 10 Juli 2010 pada 2:06 pm | #4

      Xixixixi…. gotak gatik matuk :) Siip jian ngelmune.

    5. 9 Juli 2010 pada 5:34 pm | #5

      Pak Budi sajake wus cocok dadi gurune guru. Hahahaha……!
      SETU, mengandung maksud hidup makmur dan subur, gitu.

      Salam kekerabatan.

    6. 8 Juli 2010 pada 4:08 pm | #7

      Tak tambahi pak,
      Dino sing apik menurut penanggalan jawa yaitu jumlah (neptu hari + neptu pasaran)= 9,13, dan 17. Ditambah dengan selasa kliwon (anggoro kasih), rabu paing, jum’at legi/kliwon.
      Dalam seminggu ini ada selasa kliwon dan 5 hari berurutan mulai kamis s/d senin sing jumlah 9,13,17. Jadi, seminggu ini wayahe wong jawa lelaku.
      Untuk final piala dunia, Belanda bakal menang karena banyak orang jawa yang tinggal di Belanda. Seminggu ini Jawa bakal memegang peranan penting didunia..hehehe.
      .
      .
      @ngerti tenan pora, sajak-e koyo.. yok-yok ae

    7. 8 Juli 2010 pada 11:55 am | #8

      TUWO LEMU GINUK-GINUK’ artinya apa pak? adakah hubungannya dengan kekalahan Jerman?

    8. 8 Juli 2010 pada 10:13 am | #10

      Horeee. … Spanyol menang!

    9. 8 Juli 2010 pada 6:04 am | #11

      halah kok nebaaak semifinal

    1. Belum ada trackback.

    Tinggalkan Balasan

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 63 pengikut lainnya.