Beranda > barito timur > Surat untuk Gayus

Surat untuk Gayus

Apa kabarmu hari ini Yus? kok lama gak ngeblog sih (Lho memang gayus punya blog? ..red). Kamu pasti capek ya akhir-akhir ini, karena setiap hari dikejar-kejar wartawan. Ya walupun capek kan mosok gak sempat sih kirim-kirim SMS atau miskol gitu, atau pulsamu sudah habis? mbok bilang…

Yus, sebelumnya aku minta maaf ya, kalau aku manggil kamu njangkar. Habis kamu masih muda sih. Seandainya kamu sekolah di SMA 1 Dusun Tengah, pasti kamu jadi muridku. Kamu khan lulus SMA tahun 1997, sedangkan tahun 1991 aku sudah jadi guru,jadi nggak papa khan njangkar, supaya kelihatan akrab gitu.

Oh ya Yus, kamu sudah punya lagu “Andai Aku Jadi Gayus” apa belum? Kalau belum punya bisa donlot di sini. atau diSINI. Setelah didonlot nanti kau masukkan ke hapemu, lumayan bisa untuk jogedan di kamar, asyik kan? walaupun syair lagunya gak begitu bagus tapi kalau sekedar untuk ngguya-ngguyu ya lumayan. Tapi kamu jangan ngguya-ngguyu teruskalau ndengarkan lagu itu, nanti teman-temanmu malah heran.

Yus, kamu kok banyak disebut media sebagai pengemplang pajak tu maksudnya gimana to?. Padahal yang namanya KEMPLANG itu adalah nama makanan di Ngawi. Makanan itu terbuat dari ketan yang diolah lalu digoreng dan dikasih tepung gula. Sekarang saya di kalimantan tengah, gak pernah makan kemplang lagi, jadi kangen aku sama Ngawi. Lho kok malah cerita kemplang to aku.

Wis gini ae Yus, kalau nanti kamu bisa keluar lagi kayak kemarin-kemarin,ganti jalan-jalannya ke kalimantan ya. JAngan lupa SMS aku kalau ke kalimantan, wis to kamu nanti tak ajarin bikin blog.

Lho Yus, jebul sudah malam to, sudah dulu ya. Empat kali empat ada enambelas (Halah… guru yo mesi wae bisa, kalau cuma empat kali empat……)

Categories: barito timur Tag:, , ,
  1. 6 Februari 2011 pada 12:52 am | #1

    maaf, gayus lagi sibuk Pak, jadi belum membalas suratnya.. :D

  2. 30 Januari 2011 pada 9:52 pm | #2

    Andai aku gayus, wah… senangnya dapat surat dari ‘Tentang Guru’

  3. 30 Januari 2011 pada 8:25 pm | #3

    yus.. oh gayus…
    sampean kok dadi orang koyongono toh. :)

  4. 30 Januari 2011 pada 3:44 pm | #4

    Yus yus, di mana kamu? haha :D

  5. 30 Januari 2011 pada 12:01 pm | #5

    Suratnya dah nyampek belum ya pak?

  6. 29 Januari 2011 pada 9:39 am | #6

    hmmmmm…baca sambil mesam mesem….emang ide cerita yg apik …salammmm

  7. 29 Januari 2011 pada 12:48 am | #7

    Nyang belon tau ngalamat blogke Gayus, silakan klik di sini : http://bukan.anekaberita.com :lol:

  8. 28 Januari 2011 pada 11:23 pm | #8

    Gayus sungguh menjadi inspirasi karya kreasi, dari iklan hingga crop circle. Gayus jan!!
    Salam kekerabatan.

  9. 27 Januari 2011 pada 11:15 pm | #9

    gayus se nesu pak …

  10. 27 Januari 2011 pada 11:12 pm | #10

    ternyata Gayus juga seorang Blogger .. :) :)

  11. 27 Januari 2011 pada 5:18 pm | #11

    Gayus,kau sungguh terkenal dari pelosok kota sampe pedalaman desa,q bangga padamu.tapi maaf q kan menghapus jejakmu.. Ohohoho…ngomong2 akhir2 ini gayus lebh terkenal lo dari pada pak SBY.ya kan?

  12. 27 Januari 2011 pada 10:20 am | #12

    blog yang penuh dengan ilmu terilma kasih telah berbagi

  13. 26 Januari 2011 pada 11:44 pm | #13

    Kwkwkwk…. semoga team gayus mengirimkan undangan makan malam untuk pak budies ya !

    Salam

    “Ejawantah’s Blog”

  14. 26 Januari 2011 pada 1:50 am | #14

    AWW….mas sampeyan ki kok yo lucuuuu , gayus ra ngerti ro omonganmu , wong dekne du wong Jowo ki, wis ra popo yang penting awake dewe jo melu-melu dadi pengemplang duwit negoro ,opo maneh duwit rakyat….ndak dosa nek mati masuk neroko…. tenannnnnn ki ngendikane bu guru agamaku lho…..sayang zaman saiki wis jarang ki aku krungu tembung iki…. dek jih cilik saben wong sepuh , guru umum ,konco -konco podo ngelingake supoyo yen ing ndonyo iki mung sak dremo ngombeeee jarene, ning saiki kabeh wong koyoe kok podo ewdi yen ngomongke mati yo mas…. jane sing salah ki sopo .

  15. 25 Januari 2011 pada 7:46 pm | #16

    numpang lewat yus…. ngikut aja deh,…

  16. 25 Januari 2011 pada 4:23 pm | #17

    kidalang yusyus subandono :D

  17. 24 Januari 2011 pada 11:29 pm | #18

    Kini, Gayus telah menjadi icon kemplang di Indonesia, ya Pak.
    Salam kekerabatan.

  18. 24 Januari 2011 pada 11:13 pm | #19

    walah…ngakrapin gayus…hayoooo,,enek opo kui…hhhmmmmm

  19. 24 Januari 2011 pada 12:37 pm | #20

    halah….gara-gara Gayus, aku jadi di singgung-singgung karena penggalan namanya nyeret-nyeret aku. jadi nambah tuh dosamu Gayus…! cepet-cepet ke akherat ya Gayus, mudah-mudahan masih bisa jalan-jalan ke blog-blog dan ngasih komen melalui bb di akherat.

  20. 24 Januari 2011 pada 12:37 pm | #22

    Aku tahu sebenarnya ini surat sindiran untuk siapa…hahaha. =)) :) )

  21. 24 Januari 2011 pada 12:14 pm | #25

    Makasih suratnya Pak…

  22. 24 Januari 2011 pada 12:09 pm | #27

    Gayus akhirnya juga kena kempalang, ya. Dikempalng oleh perkara ini, perkara itu, dan perkara ini-itu.

  1. 24 Januari 2011 pada 8:57 am | #1
  2. 31 Januari 2011 pada 5:12 am | #2

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 63 pengikut lainnya.