BUAPAKNYA JUARA

oleh budies

kihajar sastronegoroKi Sastro yang mengajar Kimia pada SMA 1 Dusun Tengah kabupaten Barito Timur, berpendapat bahwa bulan Mei tahun ini adalah bulan istimewa. Menurutnya bulan Mei tahun ini punya nilai kebanggaan, kesenangan dan kesedihan. Ternyata bulan mei adalah bulan kelahiran Ki Sastro, pantas kalau dianggap bulan yang menyenangkan. Bulan membanggakan karena anak pertamanya NOHARA (Nohan Arum Romadlona) yang sekarang sedang duduk di kelas XI IPA memberikan kado ulang tahun yang sangat istimewa. Karena…

1. Pada tanggal 2 mei yang laluNOHARA terpilih sebagai duta lingkungan hidup, mewakili kabupaten barito timur setelah melalui seleksi yang ketat.

2. Sepuluh hari kemudian, tanggal 12 mei NOHARA mengikuti Olimpiade Sains bidang komputer tingkat kabupaten dan berhasil meraih juara 1.

3. Pada tanggal 14 Mei salah seorang pegawai dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa datang ke sekolah menginformasikan bahwa karya tulis kelompoknya NOHARA terpilih untuk mewakili kabupaten barito timur mengikuti Gelar teknologi Tepat Guna tingkat Nasional ke -11 di Pekan baru Riau.

4. Tanggal 15 Mei kisastro, yang membimbing karya tulis menghadap Bapak Bupati, untuk melaporkan hasil karya tulisnya, malah oleh bupati Kisastro diberi nota untuk ikut mendampingi siswanya ke Riau, wuih…alhamdulillah…………………….ini berkat anak-anakku.

Karya tulis teknologi tepat guna yang diangkat adalah masalah pembekuan getah karet (Havea Braziliansis) menggunakan buah Kalimpasu. Buah Kalimpasu ini adalah buah yang barangkali khas Kalimantan, khususnya Barito Timur.

Bulan mei dianggap kiSastro menyedihkan karena tunjangan guru profesionalnya tidak keluar, padahal teman-teman seangkatannya sudah keluar. Lain dari pada itu Kisastro menganggap Mei ini bulan yang sangat penting karena ada HARDIKNAS dan HARKITNAS. Bulan yang erat kaitannya dengan dunia pendidikan yang diampunya. Dia merasa kok sampai saat ini belum ada yang dia berikan untuk ibu Pertiwi. Padahal dia sudah menjadi guru sejak taon 1991. Sejak April 2006 sudah golongan IV.a, tapi sampai sekarang belum bisa menulis karya tulis untuk kenaikan pangkatnya ke IV.b. “gimana ini”…keluhnya.

Untung ada seorang sahabat karib Kisastro yang menghibur… “Jangan sedih pak, bakti bapak sudah dituangkan melalui anak didik bapak. Anak sampean telah menyandang berbagai juara, berarti sampean itu BUAPAKNYA JUARA”. Tidak sembarang guru lho pak bisa menghasilkan anak-anak berprestasi. Bapak harus bersyukur………”

16 thoughts on “BUAPAKNYA JUARA

  1. Thanks a lot for sharing this with all folks you really realize what
    you are talking approximately! Bookmarked.
    Kindly additionally seek advice from my web site =).
    We can have a hyperlink alternate agreement among us

  2. selamat untuk nohara atas prestasinya,
    eh … tunjangannya macet dimana pak ? repot kalo begini yaa …🙂
    .
    .
    @mascahyo: gak tahu mas, yang laen pada keluar, punya saya aja yang macet

  3. Selamat utk Ki Sastro dan Mbak Nohara atas semua prestasinya.
    Ulun ni tls cmtr hang Amt, pjln ma Bjb. Sambil coba BB baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s