PROFESIONALISME GURU

Komentar dari sertifikasi guru bermacam-macam.. jelas yang dapat pasti senang, bukan bangga karena mendapat predikat profesional. Kesenangan ini berkaitan dengan perdapuran (0000 dapurmu lele…) Berikut ini komentar tentang sertifikasi guru yang saya kopas dari halaman poling :

…………, tapi sertifikasi tidak identik dengan legitimasi profesional, hanya nambah lengkape isi kuali, nggak ada hubungannya dengan kuali-tas, karena guru di cap jempol dari ngajarnya, bukan dari cap jempol di portofolionya.

…..Apakah ada jaminan guru menjadi lebih profesional karena sudah sertifikasi? soalnya untuk lulus sertifikasi aja banyak yang “main curang”.
Tapi, boleh juga sertifikasi , sepanjang dilakukan dengan fair. Lihat langsung ke lapangan. Jangan ada yang di test ngajarnya aja di sekolah lain.
Terima kasih mas diberi rtuang untuk curhat, salam kenal, ijin taut blog nya yah?salam,

….Bukan soal setujua atau tidak, tetapi Guru harus dipikirkan, dimanusiakan, dilihat.

Berapa jilid buku yg telah Guru ajarkan,
Berapa juta orang yg telah Guru didik,
Berapa rupiah, piagam, status, ucapan terima kasih yang telah Guru terima,…? dst

Coba bandingkan profesi lain….

Pak Mentri bilang, kalau sertifikasi ini tidak mampu meninkatkan mutu pendidikan, maka “kita” telah khianat kepada negeri ini, kata ketua Sertifikasi Solo-Raya.

Kok kita…?

Lha wong saya saja jadi bertanya-tanya, untuk apa teman2 S.Pd, yang telah bertahun2 menuntut ilmu paedagogik demi selembar Akta IV, kini masih harus kumpulkan portofolio …? Belum kecurangan dan tambal sulam barang2 ‘AsPal’.

Jangan ah..

Guru, kapan engkau didengar dan menjadi pahlawan yang benar2 berJASA bukan sekedar tanpa tanda JASA…

….Rekan-rekan guru tercinta,
Gelombang sertifikasi lambat laun atau segera, nampaknya akan sampai juga kepada kita. Itu ‘kan gawenya pemerintah……..
Ga peduli punya akta-IV atau tidak, pokoke kudu melewati sertifikasi sebagai tanda TERDAFTAR sebagai pengajar.
Mungkin saat ini pemerintah belum gencar, karena dana untuk men-sertifikasi guru masih minim. Tapi kalau para guru mau bayar….?? Mungkin itu yg ditungggu juga. PERAN AKTIF, bahasa kerennya.
Lantas dimana kegunaannya???

Wis tho, masih belum ngerti juga??
Ya…kalau PEMDAnya berdana tebal, si guru kecipratan. Kalau ga tebal??……….nobody knows…..
Kalau orang2 PEMDAnya ada yang nakal??…..everybody knows what will be the answer…..

Jadi………kesimpulannya:
Sebagai warganegara yg baik, dengan rasa bimbang bercampur penasaran….kita ikuti prog sertifikasi itu.

…..wah pak, pilihan saya ga ada di polling. jadi saya tulis di sini aja yah?
kenapa mesti sertifikasi? karena guru ga cukup layak buat mendidik? karena lembaga pendidikan banyak yang ga kompeten? yeee… yang mengijinkan lembaga pendidikan berdiri, siapa hayo?
jangan2 sertifikasi hanyalah ‘proyek’?!?!?!
ah ga mau berpikiran negatif ah… ntar ga kebagian sertifikasi, terpaksa nyari kerjaan baru :)

ok, balik ke polling, jawaban saya: setuju2 aja sih tapi tujuannya buat apa?

….secara teoritis memamng baik, tetapi dilapangan dan pelaku (guru) pada dasarnya belum siap dewngan perubahan, harapan pemerintah agar ada motivasi dan dedikasi guru yang profesional, tetapikebijakan itu oleh guru dijadikan alasan untuk mendapatkan uang. yang kemudian berbagai cara bahkan tidak hahalpun bisa jadi halal. saya pernah berteriak keras kepada guru-guru yang mau sertifikasi, Bapak ibu ini kan akan mendapatrkan tunjangan yang layak artinya dapat tambahan rizki, apakah dengan cara yang salah ini menjadi halal perolehan imbalan itu, padahal hasil (uang) itu untuik anak kita untuk keluarga kita, mengapa nafkahi keluarga dengan cara yang haram. artinya untuk manipulasi data dan macam-macamitukan terjadi luar biasa, bahkan ada calo yang khusus menangangi berkas sertifikasi dengan membayar 1 juta pun mau. …

….setuju sekali pak,,,,,,asalkan yg lulus sertifikasi bener2 berkualitas dan pada saat membuat fortofolio bener dan tidak ada rekayasa yah seperti scan sertifikat,,,jiplak fototfolio punya teman,,,hehehee banyak lo pak…..mash pak…..

tentang standar kompetensi guru dapat dibaca disini

8 thoughts on “PROFESIONALISME GURU

  1. jadi bingung, sertifikasi penting buat guru atau penting buat pemerintah atau penting buat bangsa atau penting buat siswa lulus atau penting buat yang berkepentingan….(sopo…kang..?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s