PULANG KAMPUANG, MUDIK

PULANG KAMPUANG

Setelah rindu mengharu biru

Bak sewindu tak bertemu

Kini kupulang

Kubawa cucumu tersayang

Bapak.. ternyata kepulangan cucu-cucumu membuat semangat hidupmu bangkit. Sekonyong-konyong kau bisa berdiri setelah lebih dari  270 hari kau hanya bisa terbaring. Meski masih tertatih-tatih namun kami merasakan kegembiraanmu, semangatmu dan kegigihanmu menunggu hari-hari datangnya sang buah hati.

Marhaban ya… cucu-cucuku,

Bagaimana saum-mu…?

Berapa lama perjalananmu?

Apa saja yang kau bawa?

Lihatlah kakekmu ini masih perkasa, tunggulah…akan kuajak kalian jalan-jalan kemana kau mau…… Ya sepertinya banyak yang ingin kau ucapkan di hadapan cucu-cucumu. Namun kau hanya diam… seperti menyimpan beberapa penyesalan…..

Bapak… kami tahu keadaanmu, cucu-cumu tak menuntut banyak darimu. Jangan pernah menyesal, semua itu sudah kehendak yang kuasa. Ketegaranmu menghadapi cobaan hidup sungguh hadiah lebaran yang paling indah tahun ini.

Bapak …… syukur alhamdulillah perjalanan kami dari Ampah – Banjarmasin – Surabaya – Tulungagung semuanya masih tetap berpuasa. Cucu-cucumu, Nohan Arum Romadlona (17 th), Wegig Hasan Robbiagn, (10) Wegig Husain Robiardi ( 10 th) kami ajak untuk memberi oleh-oleh berupa puasa selama perjalanan. Hanya itu oleh-oleh dari kalimantan…….

pulang1singgah sholat subuh d masjid bagog, perbatasan kalteng-kalsel

pulang2sikembar di kiri kanan  ibunya, sepanjang jal;an maen hape

pulang3singgah di Martapura, beli batu kecubung untuk oleh-oleh….

pulang4setumpuk barang bawaan, sambil menunggu check in…

pulang5singgah di alun-alun kediri, aneka macam kerupuk…hmmmm

pulang6wajah pada kumus..tapi semangat, karena buka puasa telah tiba… di alun-alun kediri

Banner Lomba Menulis Blog 2009

9 thoughts on “PULANG KAMPUANG, MUDIK

  1. wah sayang pak de saya belum sempat pulang kampung
    oleh-olehnya ya…
    .
    .
    @masedewe: apa ya oleh-oleh… isoketemu rasane melebhi oleh-oleh itu sendiri. yang paenting pada sehat

  2. Aku jadi ngiri pada njenengan, Pak.
    Masih ada acara mudik yang sedemikian mengharukan. Tahun ini saya juga tetep pengin mudik, meski hanya batu nisan Bapak dan Ibu yang jadi tujuan utama.
    Lama ndak blogwalking ke sini. Salam!
    .
    .
    @mursyid: yah…apa yang ada ini khan kita tinggal menjalani.. podho pak, aku yo janrang blusak-blusuk – blog

  3. Pulang kampung sejuta rasa…
    Saya masih punya Ibuk di sana…

    Selamat berkumpul bersama keluarga.
    Lebaran di Jawakah Pak Budi & keluarga?
    .
    .
    !@Mars: betul pak, kami sekeluarga nyebrang laut… senengnya. makasih pak

  4. Pulang kampung memang selalu mengharukan
    Selamat menikmati acara mudik ya
    Dan selamat menunaikan ibadah puasa juga

    EM
    .
    .
    @EM: makasih,bu EM, lagi menikmati senang bertemu oragtua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s