MARIA OZAWA MAIN FILM DI INDONESIA…?

Baru mendengar namanya saja sudah terbayang film apa yang akan dimainkan. Sampai-sampai  Ustad muda Yusuf Mansyur merasa prihatin dengan upaya-upaya sistematis untuk menghancurkan akhlak bangsa Indonesia. Karena itu, dirinya lebih setuju jika Presiden mencekal kedatangan bintang  Jepang, yang juga punya nama Miyabi atau Maria Paikem Ozawa Tulkiyem.

Konon film ini akan diberi judul “Penculikan Maria Ozawa”, pasti sudah terbayang film action atawa film perang. Menurut saya dampak dari film ini (kalau jadi..red) tidak kalah dari aksi terorisme. Teror melalui tayangan-tayangan di media semakin hari terasa semakin memprihatinkan. Ada teror ayam kampung, teror dadar, teror mata sapi dan lain-lain. Mungkin yang paling disukai Mr. Pall adalah teror angsa ditambah pasak bumi lengkap dengan ginsengnya.

Seorang Guru pasti memahami istilah yang satu ini. “Learning Process”. Manusia bisa berubah dan menerima paradigma baru, tidak serta merta. Tapi perlu tahapan. Tahapan itu adalah, “Know”, “Believe”, “Attitude”, “Behavior”, “Habit” dan ” Culture”. Pada kasus Maria Ozawa ini sepertinya tahapan akan terlewati sekonyong-konyong. Stimuli dari  tayangan sejenis ini, akan menjadi bahan dasar untuk mengetahui sesuatu, dan selanjutnya berfungsi untuk memicu munculnya perilaku.

Lha lantas perilaku apa yang kita harapkan pada generasi muda kalau pemerintah mengizinkan Maria Ozawa main film di Indonesia? Lhawong tanpa dia saja sudah begini apalagi kalau kedatangan bintang top markotop.

12 thoughts on “MARIA OZAWA MAIN FILM DI INDONESIA…?

  1. wah mantap filmnya udah nyebar ke internet tapi tayangannya sedikit banget waktunya,tolong waktunya yang banyak ya sekitar satu menit lebih tiga puluh detik donk.terima kasih buat maria ozawa yg gila abizzzzzzzzzzzzzzzzzz.

  2. Semua persoalan sudah sepatutnya diselesaikan dengan kepala dingin. mengenai kedatangan miyabi, pun menurut hemat saya demikian. alangkah baiknya pihak-pihak yang bersinggungan menimbang baik dan buruknya bagi bangsa ini. jangan hanya mengejar keuntungan materi semata.

    Walaupun mungkin, yang bersangkutan tidak akan beradegan yang tidak pantas. namun, dengan imej yang sudah melekat tentu konotasi yang ada di benak masyarakat pun akan berbeda. Saya rasa negeri ini butuh figur teladan, termasuk dalam duni perfilman.

    Mari kita majukan dunia perfilman melalui hal-hal yang positif!
    Iklan Gratis

  3. ya itulah kehidupan yang penuh kemunafikan, mari kita semua bertaubat
    banyak orang yang menikmati dengan kehancuran moral masyarakat. dan banya orang yang meyetujui akan hal ini. dan kitapun menikmatinya sadar ataupun tidak sadar. entahlah .. kapan kita akan mengakhiri ini semua.

    Tolak siapa yang sangup menolaknya, dan apakah punya alasan yang kuat untuk menolaknya. sedih😦
    semoga generasi muda kita tidak hancur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s