GURU DITELANJANGI DI DEPAN SISWA

POPDA, pasti terbayang dengan Pekan Olahraga Daerah. Sebuah rangkaian kegiatan olahraga untuk mencari bibit atlet dari kalangan pelajar, khususnya pelajar tingkat SMA. Kegiatan dimaksud tentu berbentuk kompetisi untuk mencari siapa putera terbaik Bartim yang akan maju ke tingkat selanjutnya.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur yang dipercaya menyelenggarakan kegiatan ini, terkesan tidak serius menangani masalah ini. Sebagai satu-satunya Dinas yang menyerap anggaran belanja daerah tertinggi di Bartim sudah semestinya jika penyelenggaraan dapat berlangsung sukses dan menghasilkan bibit atlet yang dinanti-nanti untuk mengharumkan nama bangsa. Alih-alih sukses, BAU TIKUS JUSTRU TERCIUM DI SANA-SINI.

1. Hanya beberapa sekolah yang bersedia mengikuti kegiatan ini. Bahkan ada salah satu sekolah yang menyatakan tidak akan mengikuti kegiatan berbau tikus ini.

2.Hanya dilaksanakan dalam waktu dua hari, padahal namanya PEKAN olahraga daerah

3. Undangan disampaikan satu hari menjelang pertandingan.

4. Tidak diadakan technical meeting sebelumnya.

5. Tidak semua kejuaraan mendapat piala

6. Hadiah berupa uang langsung diberikan begitu saja tanpa ada pemberitahuan berapa besar uang yang seharusnya diterima, tanpa disertai tanda tangan.

7. Juara 1 dari SMA 1 Dusun Tengah, tidak dikirim ke tingkat provinsi, justru orang lain

Ditulis berdasarkan keluh guru pendamping atlet tenis meja yang mendapat juara I, tapi tidak dikirim ke tingkat provinsi. Dia merasa benar-benar ditelanjangi di mata siswa asuhannya. Duh kasihan jerih payahnya

Barangkali perlu dicarikan obat desinfektan untuk menghilangkan bau tikus yang menyengat yang bisa memupuskan semangat berprestasi generasi muda

UPDATE : 30-4-2010 pukul 11.00,

Siang hari tulisan ini di publis, pada sore harinya pembina tenis meja sma 1 dusun tengah dapat konfirmasi bahwa siswanya yang juara akan mewakili Bartim. Padahal rencana mau ke DPRD dan mengadu ke KPK

30 thoughts on “GURU DITELANJANGI DI DEPAN SISWA

  1. Waah ternyata ada sistim kecurangan yg begitu besar, tapi kita harus tetap sabar mungkin ini cobaan dari ALLAH SWT. Dari kegagalan dan juga cobaan akan tumbuh KEMENANGAN

  2. Oh sedihnya….ironisnya hal ini terjadi di lingkungan yang seharusnya paling peduli dan paling berkepentingan terhadap dunia pendidikan Indonesia kita tercinta.Tidak hanya terjadi di daerah anda di daerah kami penyelenggaraan OOSN tingkat kabupaten juga demikian, dengan alasan tidak ada dana terpaksa tiap sekolah dipungut patungan yang cukup besar padahal sekolah tidak boleh memungut bayaran. Setelah itupun penyelenggaraan tidak maksimal karena persiapan yang tidak memadai, pemberitahuan mendadak, juri lomba siswa berprestasi bag.keterampilan dan kesenian masing2 hanya ditangani satu orang jadi sangat diragukan obyektivitas penilaianya.Sangat memungkinkan menuai ketidak puasan disana-sini setelah juara pun , penghargaan yang diberikan jauh dari kepantasan. Untuk kejuaraan tingkat kabupaten,sebagai contoh untuk siswa berprestasi hanya menerima sebuah trophy dan selembar piagam/sertifikat( tidak lebih bagus dari yang sering kami berikan pada siswa untuk lomba antar kelas/siswa di sekolah kami jika kami rayakan HUT sekolah dengan aneka lomba yg kami selenggarakan) yang terbitnya juga lama dan harus ditagih-tagih. Padahal konon katanya anggaran untuk pendidikan dari RAPBD merupakan anggaran yang diprioritaskan paling besar.Jadi harus bagaimanakah kita ? capek deeh..

  3. walah, kok bisa demikian ancur penyelenggaraan popa di barito timur toh, kangbud. gimana bisa matang persiapannya kalau surat baru disampaikan sehari menjelang hari h? tanpa technical meeting? tanpa piala? tempatnya berbau tikus? byuh2 ….

  4. Miris pak membacanya😦

    Guru dan siswa yang semangat berlatih menjadi tidak semangat😦

    Kenapa bisa seperti itu ya.. ?? tp sepertinya kejadiaan ini juga tercadi ditempat lain…:(

  5. o..ya..lupa. sudah selayaknya pemilik blog ini mendapatkan banyak penghargaan mengingat sepak terjangnya sudah diperhitungkan, karenanya, dengan sangat bangga saya persembahkan AWARD, mohon perkenan untuk menerimanya dan dilanjutkan perjuangannya. terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s