Menjadi Bata Berguna

Sebaik-baik manuasia adalah yang berguna bagi lainnya. Bisa berguna bagi sesama manusia atau berguna bagi alam sekitarnya. Demikian halnya cerita motovasi tentang Bata yang berguna ini. Satu demi satu bata itu disusun rapi, atas selapis ramuan semen oleh seorang tukang batu yang terampil. Kini susunan bata-bata itu telah merupakan suatu pondasi, dan diatasnya berdirilah sebuah gedung batu nan megah dan besar, serta kokoh tempat orang bernaung.

Ya Tuhan…., yang hamba renungkan adalah bata itu…., yang kini berada di tempat yang gelap, terletak di dasar gedung yang kokoh itu, tiada seorang pun yang melihatnya,….tiada seorang pun yang melihat akulah yang menyebabkan bangunan ini berdiri dan menaungi penghuninya…

Namun bata itu tetap melakukan tugasnya. Dia dibutuhkan oleh bata-bata lain yang berada di atasnya, dibutuhkan oleh adonan pasir dan semen, dibutuhkan oleh rangka-rangka kayu untuk menopangnya.

Tuhan…., apakah gerangan bedanya hamba ini. Apakah hamba di atas puncak atap gedung yang megah itu, atau ada di dasar pondasi gedung yang tidak dilihat orang.

Selama hamba berdiri dengan penuh keyakinan pada tempat yang benar, …..Selama hamba menjadi pengabdi yang setia, hamba adalah juga sepotong bata yang berharga,…di mana pun juga hamba diletakkan….

Ya Tuhan hamba-Mu mohon perlindungan, dan mohon barokah-Mu, Aamiin.

(sebuah renungan di didapat dari pelatihan pengelola gugusdepan wilayah DAS Barito di TamiyangLlayang Barito Timur tahun 2010)

29 thoughts on “Menjadi Bata Berguna

  1. What youre saying is totally accurate. I understand that must repeat the same factor, but I simply believe that you put it in a way that everybody can understand. Furthermore , i adore the pictures you put in here. They can fit so well in what youre attempting to say. Im sure youll reach a lot of people using what youve have got to say.

  2. diatas atau dbwah sama saja, yg penting baik dan berguna untuk sesama…
    apa sih guna bata yg dbwah bla yg datas’y tidak kokoh memahan atap, bgitu juga bata yg datas akan runtuh bla bata yg dbwah tdak kuat menopang..
    Bata,sama hal’y dngan kita adalah satu kesatuan yg menjdikan sesuatu bsa berdiri.
    jdi lah bata dalam bangunan kehidupan, dmanapun posisi kita tetaplah baik dan brguna untuk sesama…

  3. tidak peduli dlihat ato tidak….tidak butuh dilihat orang…ditempatkan dimana saj..aku tetap bekerja dan bekerja sesuai dengan posisi kita dengan penuh kemantapan hati

  4. Ass. Tulisan yang menarik.kemarin saya juga merenung atas prinsip Prof. Kasali yang menytakan bahwa pilihan hidup itu hanya 2 yaitu menjadi bola pimpong atau seperti telur. jika telur, putih, bulat dan kulitnya keras tapi begitu jatuh tidak menjadi apa-apa. namun jika bola pimpong, putih, bulat dan jk jatuh membal dan makin dibanting makin tinggi membalnya. salam dari kami, Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut.

  5. Renungan diri yang membawa setiap pembaca berintrospeksi atas keberlangsungan hidup yang diberikan oleh Sang Khalik. Biarlah senantiasa kita menjadi hamba-Nya tetap teguh penuh.

  6. Saya setuju dengan kata-kata “diletakkan” sehingga kita menyadari bahwa kita juga “diberdirikan” dan “diberi keyakinan”. Kesadaran kita sebenarnya juga pemberian. Jangan kau ambil dan jangan kau runtuhkan meski itu adalah kuasa dan kehendakmu, wahai Tuhan yang “budi-man”.

  7. batu bata memang tak ada artinya jika sendiri, paling2 buat ganjallan aja….
    tapi jika disatkan dengan bata yang lain potensi menjadi besar, wah its simple but indept value…

  8. Pilih batako atau bata,Pak ? Bata lebih tahan ya….
    Hidup ini seperti menyusun bata; menyusun pondasi dengan bata yang kuat sampai terbentuklah bangunan permanen. Subhanallah, belajar dari bata….

  9. Selamat malam Budiesastro, selayaknya kita menjadi bata yang berguna untuk pembangunan rumah mewah sesuai target masing-masing, satu hal yg harus kita lakukan adalah selalu berikhtiar, selalu berbuat baik setelah itu kita berserah kepadaNya. Urusan kita adalah berencana, selebihnya adalah urusan Tuhan. Dengan demikian hati kita akan menjadi tentram dan percaya diri. Hidup akan menjadi ringan karena kita tidak melangkahi wewenang Tuhan. Mari kita jalani hidup ini apa adanya, dengan penuh kepasarahan kepadaNya, dapat dipastikan kita akan memperoleh bahagia, trims ya ?

    Regards, agnes sekar

  10. Ketika Bata itu jatuh pada tempat dan orang yang tepat dengan sedikit adonan maka ia akan berguna. Itulah Proses Kehidupan yang tidak terlepas dari unsur-unsur lain seperti pada kita sebagai Manusia yang terdapat berbagai unsur sehingga bisa berguna dan hidup. nice post kang

  11. Kita sadari atau tidak…
    Banyak (….ada…..)orang yang berjasa dalam hidup kita.
    Yang sangat bangga dengan kehidupan kita
    Tetapi mereka (….dia….) tidak terlihat oleh orang lain
    menjadi batu bata yang membuat hidup kita lebih baik
    semoga Alloh membalas kebaikan mereka … Amin

  12. Semua sudah ada porsi dan manfaatnya. Kadang yang tidak terlihat itulah yang menjadi kunci dari sebuah kesuksesan😀
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  13. Bata tidak akan berguna jika dia hanya sendirian dan berada ditempat yang salah😀

    Hidup dan pendirian adalah pilihan, ketika kita mampu memberikan kontribusi, sekecil apapun sepanjang berguna itulah makna hidup yang sesungguhnya.

    Salam Mas Budi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s