Aplikasi Real-time Buzan Mind Map

Aplikasi Real-time Buzan Mind Map Dalam Pembelajaran IPA Pokok Bahasan Penanganan Limbah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

LUKMAN HAKIM, S.Pd ( Peraih ITSF Award 2010)

1. Latar Belakang dan Tujuan Karya ini:

Seperti telah kita ketahui dan maklumi bersama, beban yang dihadapi oleh siswa di Indonesia termasuk yang paling berat di dunia. Dengan jumlah mata pelajaran yang demikian banyak ditambah lagi dengan jumlah bahan yang harus dipelajari untuk setiap mata pelajaran telah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat dalam peningkatan hasil belajar siswa.

Di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto, jumlah mata pelajaran Bidang Keahlian Bisnis Manajemen, Program Keahlian Akuntansi Kelas XI-AK.1 Semester 2 Tahun Pelajaran 2009/2010 sebanyak 23 mata pelajaran dengan rincian: mata pelajaran normatif terdiri dari 5 mata pelajaran, mata pelajaran adaptif terdiri dari 6 mata pelajaran, mata pelajaran produktif terdiri dari 12 mata pelajaran.

Akibatnya, proses belajar dan mengajar tidak dapat berjalan dengan optimal karena guru hanya akan berusaha untuk mengajarkan seluruh bahan yang telah ditentukan dalam selang waktu yang sangat terbatas. Sementara itu, siswa juga akan dipaksa untuk menerima sedemikian banyak bahan tanpa memiliki waktu yang cukup untuk mendalamlinya.

Di samping itu, banyak siswa kelas XI-AK.1 Semester 2 SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto Tahun Pelajaran 2009/2010 yang masih mengandalkan pencatatan tradisional (linier note) yang mempunyai banyak kelemahan, antara lain monoton, kaku, tidak menarik, susah untuk dihafal, dan sulit untuk mencari tema sentral dan melihat hubungan antar bagiannya.

Aplikasi Real-time Buzan Mind Map (selanjutnya disebut Mind Map) dalam proses pembelajaran di kelas dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan di atas. Mind Map dapat membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran di kelas dengan meringkas bahan yang demikian banyak menjadi beberapa lembar Mind Map saja yang lebih mudah dipelajari dan diingat oleh siswa. Dengan Mind Map, seluruh informasi-informasi kunci dan penting dari setiap bahan pelajaran dapat diorganisir dengan menggunakan struktur radian yang sesuai dengan mekanisme kerja alami dari otak sehingga lebih mudah untuk dipahami dan diingat.

2. Uraian Isi:

A. Definisi Mind Map

Definisi resmi dari Mind Map yang dikutip dari buku The Mind Map Book (Buzan and Buzan,1993 dalam Yoga, 2008) adalah : A Mind Map is powerful graphic technique which provides a universal key to unlock the potential of the brain. It harnesses the full range of cortical skills – word, image, number, logic, rhythm, colour and spatial awareness – in a single,  uniquely powerful manner. In so doing, it give you a freedom to roam the infinite expanses of your brain.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa Mind Map merupakan suatu teknik grafik yang sangat ampuh dan menjadi kunci yang universal untuk membuka potensi dari seluruh otak karena menggunakan seluruh ketrampilan yang terdapat pada bagian neo-korteks dari otak atau yang lebih dikenal sebagai otak kiri dan otak kanan.

B. Cara Membuat Mind Map

Proses pembuatan sebuah Mind Map secara step by step dapat dibagi menjadi 4 langkah yang harus dilakukan secara berurutan yaitu :

  1. Menentukan Central Topic yang akan dibuatkan Mind Map-nya. Dalam buku pelajaran, Central Topic biasanya adalah Judul buku atau Judul bab yang akan dipelajari dan harus diletakkan ditengah kertas serta usahakan berbentuk image/gambar.
  2. Membuat Basic Ordering Ideas (BOIs) untuk Central Topic yang telah dipilih, BOIs biasanya adalah Judul Bab atau Sub-Bab dari buku yang akan dipelajari atau bisa juga dengan menggunakan 5WH (What, Why, Where, When, Who dan How).
  3. Melengkapi setiap BOIs dengan cabang-cabang yang berisi data-data pendukung yang terkait. Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting karena pada saat inilah seluruh data-data harus ditempatkan dalam setiap cabang BOIs secara asosiatif dan menggunakan struktur radian yang menjadi ciri yang paling khas dari suatu Mind Map.

 

  1. Melengkapi setiap cabang dengan Image baik berupa gambar, simbol, kode, daftar, grafik dan garis penghubung bila ada BOIs yang saling terkait satu dengan lainnya. Tujuan dari langkah ini adalah untuk membuat sebuah Mind Map menjadi lebih menarik sehingga lebih mudah untuk dimengerti dan diingat.

 

C. Aturan Mind Map

Dalam membuat Mind Map, Tony Buzan telah menyusun sejumlah aturan yang harus diikuti agar Mind Map yang dibuat dapat memberikan manfaat yang optimal. Berikut adalah ringkasan dari aturan Mind Map yaitu :

  1. Kertas : polos dengan ukuran minimal A4 dan paling baik adalah ukuran A3 dengan orientasi horizontal (Landscape). Central Topic diletakkan ditengah-tengah kertas dan sedapat mungkin berupa image dengan minimal 3 warna.
  2. Garis : lebih tebal untuk BOIs dan selanjutnya semakin jauh dari pusat garis akan semakin tipis. Garis harus melengkung (tidak boleh garis lurus) dengan panjang yang sama dengan panjang kata atau image yang ada di atasnya. Seluruh garis harus tersambung ke pusat.
  3. Kata : menggunakan kata kunci saja dan hanya satu kata untuk satu garis. Harus selalu menggunakan huruf cetak supaya lebih jelas dengan besar huruf yang semakin mengecil untuk cabang yang semakin jauh dari pusat.
  4. Image : gunakan sebanyak mungkin gambar, kode, simbol, grafik, tabel dan ritme karena lebih menarik serta mudah untuk diingat dan dipahami. Kalau memungkinkan gunakan Image yang 3 dimensi agar lebih menarik lagi.
  5. Warna : gunakan minimal 3 warna dan lebih baik 5 – 6 warna. Warna berbeda untuk setiap BOIs dan warna cabang harus mengikuti warna BOIs.
  6. Struktur : menggunakan struktur radian dengan central topic terletak di tengah-tengah kertas dan selanjutnya cabang-cabangnya menyebar ke segala arah. BOIs umumnya terdiri dari 2 – 7 buah yang disusun sesuai dengan arah jarum jam di mulai dari arah jam 1.

 

D. Aplikasi Real-time Buzan Mind Map

Berdasarkan Tony Buzan’s Mind Map® Organic Study Technique – MMOST (Buzan, Use Your Head – BBC Worldwide Limited, 1993 dalam Yoga, 2008), dalam tahap aplikasi dari proses pembelajaran berbasis Mind Map ada 4 langkah yang haus dilakukan yaitu :

a.    Overview : Tinjauan Menyeluruh terhadap suatu topik pada saat proses pembelajaran baru dimulai. Hal ini bertujuan untuk memberi gambaran umum kepada siswa tentang topik yang akan dipelajari. Khusus untuk pertemuan pertama pada setiap awal semester, Overview dapat diisi dengan kegiatan untuk membuat Master Mind Map yang merupakan rangkuman dari seluruh topik yang akan diajarkan selama satu Semester yang biasanya sudah ada dalam Silabus. Dengan  demikian siswa akan mengetahui topik apa saja yang akan dipelajarinya sehingga membuka peluang bagi siswa yang aktif untuk mempelajarinya lebih dahulu di rumah atau di perpustakaan.

b.    Preview : Tinjauan Awal merupakan lanjutan dari Overview sehingga gambaran umum yang diberikan setingkat lebih detail daripada Overview dan dapat berupa penjabaran lebih lanjut dari Silabus. Dengan demikian siswa diharapkan telah memiliki pengetahuan awal yang cukup mengenai sub-topik dari bahan sebelum pembahasan yang lebih detail dimulai. Khusus untuk bahan yang sangat sederhana, langkah Preview dapat dilewati sehingga langsung masuk ke langkah Inview.

c.    Inview : Tinjauan Mendalam yang merupakan inti dari suatu proses pembelajaran dimana suatu topik akan dibahas secara detail, terperinci dan mendalam. Selama Inview ini siswa diharapkan dapat mencatat informasi, konsep atau rumus penting beserta grafik, daftar atau diagram untuk membantu siswa dalam memahami dan menguasai bahan yang diajarkan. Pada tahap ini siswa juga harus dapat memisahkan antara informasi kunci dan pelengkap sehingga dapat mengurangi jumlah informasi yang harus dipelajari.

d.    Review : Tinjauan Ulang dilakukan menjelang berakhirnya jam pelajaran dan berupa ringkasan dari yang bahan telah diajarkan serta ditekankan pada informasi, konsep atau rumus penting yang harus diingat atau dikuasai oleh siswa. Hal ini akan dapat membantu siswa untuk fokus dalam mempelajari-ulang seluruh bahan yang diajarkan di sekolah pada saat di rumah. Review dapat juga dilakukan saat pelajaran akan dimulai pada pertemuan berikutnya untuk membantu siswa mengingatkan kembali bahan yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya terutama bila bahan ini merupakan lanjutannya atau masih ada kaitannya.

Sementara itu untuk mengaplikasikan Real-time Buzan Mind Map dalam proses pembelajaran di kelas, ada 4 tahap yang harus dilakukan secara step by step dan berurutan yaitu :

  1. Tahap Persiapan : dalam tahap ini baik siswa maupun guru harus diberi pelatihan yang cukup mengenai Mind Map khususnya mengenai cara membuat Mind Map dan aturan dalam membuat Mind Map serta latihan-latihan untuk menentukan BOIs dan mencari Kata Kunci.
  2. Tahap Pendahuluan : Pada tahap ini, Mind Map hanya akan digunakan pada langkah Overview dan Preview di awal pelajaran serta Review di akhir pelajaran sementara untuk langkah Inview masih tetap menggunakan Catatan Linier yang digunakan selama ini. Pada tahap ini, Mind Map yang dibuat baru pada level Central Topic dan BOIs nya serta dapat pula dilengkapi dengan satu level informasi pendukung lainnya.
  3. Tahap Transisi : Pada tahap ini, Inview mulai menggunakan Mind Map secara parsial yang dikenal dengan Cluster Map. Cluster Map adalah suatu hibrida dari Catatan Linier dengan Mind Map yang dapat dipakai dalam masa transisi dari Catatan Linier ke Mind Map. Cluster Map sudah menggunakan struktur radian namun seluruh BOIs dan cabang-cabangnya belum berbentuk Key-words seperti yang diatur dalam Law of Mind Map tapi masih menggunakan kalimat-kalimat pendek seperti dalam Catatan Linier namun harus diletakkan dalam suatu kotak atau lingkaran sehingga membentuk suatu Cluster. Dengan demikian siswa dan guru akan terhindar dari kesulitan untuk mencari atau menentukan Key-words dari suatu bahan yang biasanya menjadi faktor yang paling sulit dalam membuat sebuah Mind Map di samping kesulitan dalam menentukan BOIs. Hal ini sangat penting untuk menghilangkan kesan sulit saat siswa akan beralih dari Catatan Linier ke Mind Map.
  4. Tahap Implementasi : Pada tahap ini, Inview sudah sepenuhnya menggunakan Mind Map dan seluruh catatan yang dibuat sudah berbentuk Mind Map. Hal ini dapat dilakukan bila siswa dan guru sudah terbiasa dan mahir dalam mencari dan menentukan BOIs dan key-words dari bahan yang sedang dipelajari.

3. Pelaksanaan Pengajaran dengan Menggunakan Karya Inovasi:

  1. Tahap Persiapan: pada tahap ini guru memberikan pengetahuan awal tentang Real-time Buzan Mind Map dan memberikan beberapa contoh Mind Map yang sudah jadi.
  2. Tahap Pendahuluan: Siswa membuat linier note (catatan linier) tentang Penanganan Limbah Cair dan Penanganan Limbah Padat sebagai acuan untuk membuat Mind Map. Guru membimbing siswa dalam pembuatan linier note.
  1. Tahap Transisi: Pada tahap ini, siswa membuat sketsa Mind Map dengan mengacu kepada linier note yang telah dibuat. Pada tahap ini juga ditentukan topik utama (central topic) dan cabang-cabang yang akan mengikuti topik utama. Tujuannya adalah untuk memudahkan siswa membuat Mind Map.

 

 

  1. Tahap Implementasi : Pada tahap ini, siswa membuat Mind Map pada kertas A4 120 gram. Pada tahap ini juga siswa memberikan gambar pada Mind Map. Hasil Mind Map dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

4. Hasil-hasil yang sudah dicapai dan Keunggulan dari Pelaksanaan Pengajaran:

Penelitian tindakan kelas ini meneliti tentang peningkatan aspek kognitif, psikomotorik, dan respon siswa terhadap aplikasi Rt-MM dalam pembelajaran IPA.

Peningkatan aspek kognitif dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Pengamatan Aspek Kognitif  Siswa Rerata Nilai Kognitif Siswa
Siklus I Siklus II
Skor rerata siswa 86,24 97,18
Prosentase Peningkatan 10,94

 

Sedangkan peningkatan aspek psikomotorik dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Aspek Psikomotorik Siswa Rerata
Siklus I Siklus II
Membuat linier note

Menentukan topik utama

Menentukan cabang-cabang dari topik utama

Menentukan data pendukung setiap cabang

Memberikan gambar pendukung topik utama dan cabang

Menyampaikan laporan

100.00

96.88

96.88

81.25

68.75

75.00

100.00

100.00

100.00

100.00

93.75

75.00

Rerata nilai aspek psikomotorik 86,46 94,79
Prosentase Peningkatan 8,33

 

Respon siswa terhadap aplikasi Rt-MM dalam pembelajaran IPA dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

No. Pertanyaan Jumlah Responden
S RR TS
Q.1 Apakah aplikasi Mind Map menarik dan tidak membosankan dalam pembelajaran di kelas? 40 1 0
Q.2 Apakah aplikasi Mind Map dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi IPA pokok bahasan penanganan limbah? 39 2 0
Q.3 Apakah aplikasi Mind Map mempermudah proses pembelajaran IPA pokok bahasan penanganan limbah? 40 1 0
Q.4 Apakah aplikasi Mind Map dapat mempersingkat waktu pembelajaran? 35 5 1
Q.5 Apakah aplikasi Mind Map dalam pembelajaran di kelas perlu diteruskan/dilanjutkan? 30 7 4
Q.6 Apakah aplikasi Mind Map perlu diterapkan untuk pembelajaran yang lain? 18 19 4

Tulisan ini saya kopas langsung dari kiriman email pemilik/pembuat karya ini. jadi kalau ditemukan format yang berubah dimungkinkan karena proses kopi-paste. Jika ingin melihat karya aslinya dapat unduh darilink di bawah. atau kontak dengan cak.lukman@gmail.com

karya inovasi Lukman

12 thoughts on “Aplikasi Real-time Buzan Mind Map

  1. Wah ternyata sulit ya membuat karya tulis. Apalagi ditambah dengan bahasa ilmiah yang sulit saya mengerti. Apa tidak bisa dibuat dengan bahasa yang lebih mudah dipahami? Atau itu sudah bahasa standart karya ilmiah?
    Atau mungkin karena ini bukan disiplin ilmu saya sehingga saya benar2 mumet membacanya.😀
    Saya salut dengan penulisnya. Hebat!!

  2. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Terus terang belum sempat baca secara detail. Tak save saja dulu biar bisa baca dengan lebih seksama. Karena keknya ini bisa diaplikasikan langsung di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s