Petunjuk Teknis Entri Nilai Raport 2012

PETUNJUK TEKNIS

ENTRY NILAI RAPOR DAN NILAI UJIAN SEKOLAH/MADRASAH

SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

dicopas dari (forumdata)

I. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

A. Penyelenggara UN Tingkat Pusat

Penyelenggara UN Tingkat Pusat mempunyai tugas dan tanggungjawab sebagai

berikut:

1. Merencanakan dan mengkoordinasikan pendataan nilai sekolah/madrasah.

2. Menyediakan dan mengembangkan perangkat lunak entry nilai

sekolah/madrasah beserta database pendukungnya.

3. Menetapkan jadwal pendataan;

4. Mendata nilai sekolah untuk sekolah Indonesia di luar negeri

5. Menerima file database nilai sekolah/madrasah dari penyelenggara UN tingkat

provinsi.

6. Menggabungkan nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah/madrasah menjadi

nilai sekolah untuk masing-masing siswa dengan nilai Ujian Nasional.

7. Menggabungkan nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah menjadi nilai

sekolah. Kompetensi keahlian untuk masing-masing siswa.

8. Menindaklanjuti klarifikasi nilai dari penyelenggara tingkat provinsi.

9. Melakukan supervisi perangkat lunak yang digunakan oleh penyelenggara

tingkat provinsi dalam proses entry nilai.

10. Menyiapkan Format Data Pokok Sekolah dan menyampaikan ke Penyelenggara

Tingkat Provinsi

11. Menerima dari Penyelenggara Tingkat Provinsi dan merangkum seluruh Format

Data Pokok Sekolah yang sudah diisi oleh sekolah / madrasah.

B. Penyelenggara UN Tingkat Provinsi

Penyelenggara UN Tingkat Propinsi mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai

berikut:

1. Menyampaikan perangkat lunak entry nilai beserta database pendukungnya ke

masing-masing sekolah/madrasah melalui penyelenggara UN tingkat

Kota/Kabupaten.

2. Mengkoordinasikan entry nilai rapor nilai ujian sekolah/madrasah dan Data

Pokok Sekolah di wilayahnya.

3. Mengatur jadwal pendataan nilai sekolah/madrasah di wilayahnya.

4. Mengumpulkan hasil entry nilai rapor dan nilai sekolah/madrasah dari semua

sekolah/madrasah di wilayahnya beserta Data Pokok Sekolah.

5. Mengarsipkan dokumen nilai sekolah/madrasah di wilayahnya.

6. Menyampaikan database nilai dan Data Sekolah/madrasah ke Penyelenggara UN

Tingkat Pusat, lokasi file ada pada folder US (DBF) dan DAPODIK (XLS).

7. Melakukan verifikasi dokumen klarifikasi nilai dari kabupaten/kota untuk

diteruskan ke penyelenggara UN tingkat pusat.

C. Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota

Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota mempunyai tugas dan tanggung jawab

sebagai berikut:

1. Menyampaikan perangkat lunak entry nilai beserta database pendukungnya ke

masing-masing sekolah/madrasah.

2. Mengkoordinasikan entry nilai rapor, nilai ujian dan Data Pokok Sekolah

/madrasah.

3. Mengatur jadwal pendataan nilai sekolah/madrasah di wilayahnya.

4. Mengumpulkan hasil entry nilai rapor, nilai sekolah dan Data Pokok Sekolah

/madrasah dari semua sekolah/madrasah di wilayahnya.

5. Mengarsipkan dokumen nilai sekolah/madrasah

6. Menyampaikan hasil entry nilai dari sekolah/madrasah ke penyelenggara UN

tingkat provinsi yang berupa file database nilai pada folder US (dalam bentuk

DBF) dan cetakan format nilai sekolah/madrasah yang sudah ditandatangani oleh

kepala sekolah/madrasah.

7. Melakukan verifikasi dokumen klarifikasi nilai dari sekolah/madrasah untuk

diteruskan ke penyelenggara UN tingkat provinsi.

8. Menerima dan menyusun Format Data Pokok Sekolah yang sudah diisi dari

Sekolah/Madrasah

9. Menyampaikan Data Pokok Sekolah yang sudah berisi data ke Penyelenggara

Tingkat Provinsi sesuai dengan format yang diberikan pada folder DAPODIK

(XLS).

D. Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah

1. Menyiapkan biodata peserta yang telah mempunyai nomor peserta UN.

2. Mengisi nilai rapor masing-masing semester dan nilai Ujian Sekolah/madrasah

untuk setiap mata pelajaran yang sama dengan mata pelajaran Ujian Nasional

menggunakan perangkat lunak yang disediakan.

3. Kepala sekolah/madrasah meneliti tiap nilai yang telah diisikan, dan

menandatangani dan membubuhkan cap sekolah/madrasah pada hasil cetak

daftar nilai.

4. Melengkapi isian Format Data Pokok Sekolah dalam bentuk Excel

5. Menyampaikan nilai Ujian dan Data Pokok Sekolah/madrasah ke Penyelenggara

UN Tingkat Kabupaten/Kota, berupa file /soft copy cetakan Daftar Nilai

Sekolah/madrasah yang sudah ditandatangani kepala sekolah/madrasah.

II. NILAI YANG DIENTRY

A. Nilai yang di-entry adalah nilai rapor masing-masing semester dan nilai Ujian

Sekolah/madrasah per siswa setiap mata pelajaran yang diujikan dalam ujian

nasional, dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Jenjang SMP/MTs/SMPLB

Nilai rapor dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5 serta nilai ujian sekolah/madrasah mata

pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA.

2. Jenjang SMA/MA/SMALB

Nilai rapor dari semester 3, 4, dan 5 serta nilai ujian sekolah/madrasah.

Program studi IPA : mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,

Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi

Program studi IPS : mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,

Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi

Program studi Bahasa : mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,

Matematika, Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing (Bahasa

Arab/Bahasa Jepang/Bahasa Jerman/Bahasa Prancis/Bahasa Mandarin)

Program studi Keagamaan : mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,

Matematika, Tafsir, Hadis, dan Fikih.

3. Jenjang SMK

Nilai rapor dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5 serta nilai ujian sekolah/madrasah,

mata pelajaran : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Kompetensi

Keahlian. Nilai Ujian Nasional Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan.

B. Nilai sekolah/madrasah tidak perlu di-entry karena pembobotan secara otomatis akan

dilakukan oleh program entry kemudian hasilnya dapat dilihat pada hasil cetakan

nilai sekolah/madrasah.

C. Nilai yang di-entry adalah nilai yang tidak dibobot.

D. Rentang nilai yang dimasukkan adalah angka 0.00 sampai dengan 10.00. Tanda

desimal dapat menggunakan titik (.) atau koma (,). Contoh, jika nilai rapor adalah

73.50 maka yang di entri adalah 7.35.

E. Penyelenggara tingkat pusat, penyelenggara tingkat provinsi dan penyelenggara

tingkat kabupaten melakukan verifikasi nilai rapor yang dientry oleh

sekolah/madrasah secara sampling.

III. MEKANISME ENTRY NILAI RAPOR DAN NILAI UJIAN SEKOLAH/MADRASAH

A. Penyelenggara UN tingkat Pusat mendistribusikan perangkat lunak ke

penyelenggara UN tingkat Provinsi.

B. Penyelenggara UN tingkat Provinsi menyampaikan perangkat lunak beserta data

pendukungnya ke penyelenggara UN tingkat Kabupaten/Kota.

C. Penyelenggara UN tingkat Kabupaten/Kota menyampaikan file database beserta

data pendukungnya ke Sekolah/Madrasah.

D. Sekolah/Madrasah melakukan entry nilai.

E. Sekolah/Madrasah melengkapi isian Format Data Pokok Sekolah sesuai dengan

keadaan sekolah / madrasah masing-masing dalam bentuk EXCEL yang sudah

disediakan.

F. Sekolah/Madrasah mencetak hasil entry nilai dengan menggunakan perangkat

lunak yang disediakan.

G. Kepala Sekolah/Madrasah memeriksa kebenaran hasil entry-an dan cetakan.

H. Kepala Sekolah/Madrasah setelah meyakini kebenaran dari entry , cetakan, dan

isian Data Pokok Sekolah, memberi paraf, cap stempel pada setiap halaman, serta

menandatangani dan memberi cap stempel pada halaman terakhir.

I. Sekolah/madrasah mengcopy cetakan hasil entry untuk arsip sekolah.

J. Kepala sekolah/madrasah menyampaikan file database nilai beserta cetakan nilai

dan Data Pokok Sekolah yang sudah ditandatangani (asli) ke penyelenggara UN

tingkat Kabupaten/Kota.

K. Penyelenggara UN tingkat Kabupaten/Kota menyampaikan file database nilai

beserta cetakan nilai yang sudah ditandatangani (asli) ke penyelenggara UN tingkat

Provinsi bersama Data Pokok Sekolah .

L. Penyelenggara UN tingkat Provinsi menyampaikan file database nilai ke

penyelenggara UN tingkat Pusat beserta file data Pokok sekolah .

IV. MEKANISME KLARIFIKASI NILAI SEKOLAH

Apabila terjadi perbedaan nilai antara hasil entri dengan nilai yang tertera pada rapor,

nilai ujian sekolah/madrasah, dan nilai uji kompetensi keahlian (SMK) diatur sebagai

berikut :

A. Siswa/Orang tua murid/wali murid yang berkeberatan terhadap nilai

sekolah/madrasah dapat melakukan klarifikasi kepada kepala sekolah/madrasah.

B. Kepala sekolah/madrasah dapat melakukan klarifikasi nilai sekolah/madrasah ke

penyelenggara tingkat kabupaten disertai dengan surat pengantar dan bukti

pendukung.

C. Penyelenggara tingkat kabupaten/kota meneruskan usulan klarifikasi nilai dari

sekolah/madrasah ke penyelenggara tingkat provinsi dengan surat pengantar.

D. Penyelenggara tingkat provinsi melakukan verifikasi dokumen klarifikasi nilai dari

kabupaten/kota untuk diteruskan ke penyelenggara UN tingkat pusat dengan surat

pengantar.

E. Usulan klarifikasi nilai sekolah/madrasah diterima di provinsi selambat-lambatnya 30

hari setelah pengumuman hasil ujian nasional kecuali untuk daerah terpencil.

terima kasih


* BAR2D.zip (42.91 KB – downloaded 2857 times.)
* JUKNIS NILAI SEKOLAH SMP-SMA-SMK.pdf (42.14 KB – downloaded 2709 times.)
* BLANKO CAPESUN.zip (180.09 KB – downloaded 2395 times.)
* BLANKO DAPODIK SEKOLAH.zip (150.27 KB – downloaded 1410 times.)
* NILAI SEKOLAH UN 2012.zip (1080.46 KB – downloaded 1047 times.)

One thought on “Petunjuk Teknis Entri Nilai Raport 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s