Beasiswa Afirmasi

Beasiswa Afirmasi? wah baru dengar dan baru mengetahuinya, setelah baca-baca ternyata waktu pendaftaran sudah habis. okelah kalau memang demikian, saya akan kopas seluruh naskah hasil blogwalking di http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/beasiswa-afirmasi/ supaya bisa di baca-baca untuk persiapan tahun tahun berikutnya bagi yang memerukannya. 

A. Overview
Indonesia memiliki wilayah luas dengan karakteristik geografis dan sosiokultural yang heterogen. Oleh sebab itu, diperlukan kontribusi dari sumber daya berkualitas untuk menjadi katalisator perluasan dan percepatan pembangunan ekonomi negara ini.

Indonesia masih menghadapi masalah pembangunan yang belum merata di setiap wilayah. Salah satu sebabnya, sebaran SDM berpendidikan tinggi belum merata. Untuk memeratakan pembangunan, diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah perbatasan dan/atau tertinggal.

Perhatian khusus juga diberikan bagi putra-putri Indonesia yang telah berjasa mengharumkan nama bangsa dalam berbagai kompetisi ditingkat Internasional tetapi tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kelompok masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga miskin termasuk juga lulusan penerima Bidikmisi.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, LPDP mengeluarkan kebijakan Beasiswa Afirmasi untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus. Dengan adanya beasiswa afirmasi ini, diharapkan putra-putri terbaik dari kelompok masyarakat tersebut dapat mengikuti studi pada Program Magister atau Doktoral dalam beberapa bidang keilmuan, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri.

B. Sasaran
Sasaran dari Beasiswa Afirmasi sebagai berikut:
1. Kelompok masyarakat yang berasal dari:
a) Daerah perbatasan; yaitu wilayah kabupaten/kota yang secara geografis dan demografis berbatasan langsung dengan negara tetangga dan/atau laut lepas. Kawasan perbatasan terdiri dari kawasan perbatasan darat dan laut, yang tersebar secara luas dengan tipologi yang beragam, mulai dari pedalaman hingga pulau-pulau kecil terdepan (terluar).
b) Daerah tertinggal; yaitu daerah dengan pencapaian pembangunan yang rendah dan diperhitungkan memiliki indeks kemajuan pembangunan ekonomi dan sumberdaya manusia di bawah rata-rata indeks nasional.
2. Alumni penerima Bidikmisi dan kelompok masyarakat berprestasi dari keluarga miskin yang memiliki IPK Minimal 3,50.
3. Kelompok masyarakat yang telah berjasa membawa nama bangsa Indonesia dalam bidang olah raga dan seni budaya baik di tingkat nasional maupun internasional.
C. Persyaratan
1. Persyaratan Umum
a) Warga Negara Indonesia.
b) Telah menyelesaikan studi program sarjana atau program magister dari:
1) Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT); atau
2) Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri; atau
3) Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
c) Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian;
d) Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/keilmuan/inovasi/kreasi/budaya;
e) Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
1) Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
2) Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia;
3) Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
4) Bersedia kembali ke daerah asal;
5) Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
6) Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
7) Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik akademik;
8) Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP; dan
9) Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya. Apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (backlist) pendaftar LPDP.
f) Telah mendapatkan ijin dari atasan bagi yang sedang bekerja;
g) Berbadan sehat, bebas dari HIV/AIDS, dan narkoba (untuk semua pelamar). Untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan bebas TBC yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah;
h) Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
i) Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
j) Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
k) Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
l) Apabila terdapat pemalsuan data dan/ atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP;
m) Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Suat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu tes wawancara;
n) Bersedia membuat dan mengirimkan laporan perkembangan studi setiap semester dan dikirim setiap akhir semester;
o) Peserta hanya diijinkan mendaftar 1 (satu) kali dalam satu tahun.
2. Persyaratan Khusus
a) Beasiswa Afirmasi bagi kelompok masyarakat dari daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal yaitu:
1) Menamatkan pendidikan dasar dan menengah di daerah asal yang dibuktikan dengan ijazah, atau telah mengabdi di daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal minimal 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pejabat berwenang;
2) Bersedia mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia dan kembali ke daerah asal;
3) Pelamar beasiswa program magister:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun;
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri;
c. Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar perguruan tinggi LPDP;
d. Jika tidak memiliki LoA (c), pendaftar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 2,75 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1. Untuk studi program magister di dalam negeri maupun luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 400;
2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
3. Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa
internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku
(daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);
e. Perkuliahan (intake) dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi;
f. Sanggup menyelesaikan program magister sesuai masa studi yang berlaku, yaitu paling lama 2 (dua) tahun;
g. Melampirkan dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada);
h. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
4) Pelamar beasiswa program doktoral:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 45 (empat puluh lima) tahun;
b. Telah menyelesaikan program magister/magister terapan;
c. Dimungkinkan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan;
d. Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP;
e. Jika tidak memiliki LoA (d), pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1. Untuk studi program doktoral di dalam negeri maupun luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 450;
2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
3. Untuk studi program doktoral di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain bahasa Inggris terlampir).
f. Perkuliahan dimulai (intake) paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi,
g. Sanggup menyelesaikan program doktoral sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun;
h. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),

Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi tujuan;

b)
Beasiswa Afirmasi bagi alumni penerima Bidikmisi/kelompok masyarakat berprestasi dari keluarga miskin yang memiliki IPK Minimal 3,50

yaitu:
1) Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan:
a. Kartu Keluarga yang terbaru;
b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
2) Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun;
3) Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri;
4) Mendaftar pada program beasiswa ini dilakukan maksimal 3 (tiga tahun) sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi;
5) Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP;
6) Jika tidak memiliki LoA (c), pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
a. Untuk studi program magister di dalam negeri dan luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 400;
b. Butir a) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
c. Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain bahasa Inggris terlampir).
7) Perkuliahan (intake) dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi;
8) Sanggup menyelesaikan program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun;
9) Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada);
10) Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan;
11) Dimungkinkan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang doktoral tanpa program magister/magister terapan.
c) Beasiswa Afirmasi Olimpiade Sains, Teknologi, Olah Raga, dan Seni/ Budaya yaitu:
1) Untuk pelamar beasiswa program magister:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun;
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri;
c. Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP.
d. Jika tidak memiliki LoA (c), pendaftar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 2,75 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1. Untuk studi program magister di dalam negeri dan luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 400;
2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
3. Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain bahasa Inggris terlampir).
e. Perkuliahan (intake) dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi;
f. Sanggup menyelesaikan program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun;
g. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada);
h. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
2) Untuk pelamar beasiswa program doktoral:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 45 (empat puluh lima) tahun;
b. Telah menyelesaikan program magister/ magister terapan;
c. Dimungkinkan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang doktoral tanpa magister/magister terapan;
d. Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP
e. Jika tidak memiliki LoA d), pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,00 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1. Untuk studi program magister di dalam negeri dan luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 450;
2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
3. Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain bahasa Inggris terlampir).
f. Perkuliahan (intake) dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi;
g. Sanggup menyelesaikan program doktoral sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun
h. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),

Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi tujuan;

D. Waktu Pendaftaran
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi dibuka dalam 2 (dua) periode:

Jadwal Afirmasi

E. Cara Pendaftaran
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi dilakukan secara online melalui situs resmi LPDP www.lpdp.kemenkeu.go.id
F. Pertanyaan
Segala bentuk pertanyaan mengenai BPI Program Afirmasi dapat disampaikan melalui email cso.lpdp@kemenkeu.go.id ataupun melalui telepon di nomor (021) 3846474.

One thought on “Beasiswa Afirmasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s