Kelambu Menjangan

 

kelambu menjangan
kelambu menjangan

Kelambu menjangan, tanaman semak yang sering digolongkan sebagai tanaman pengganggu atau gulma. Masyarakat Kabupaten Barito Timur menyebutnya sebagai kelambu menjangan karena memang tanaman ini cepat rimbun dan bisa dijadikan persembunyian rusa. Nama lain yang lebih populer adalah daun kirinyut (Chromolaena-Odorata). SMKN paku sedang mencoba membuat pupuk organik cair dari daun kelambu menjangan. harapannya akan dihasilkan pupuk organik yang bermanfaat

kelambu menjangan yang dicincang
kelambu menjangan yang dicincang
  1. KlasifikasiChromolaena odorata L.

Klasifikasi Chromolaena odorata L. menurut Backer dan Brink, (1965) adalah:

Kigdom      : Plantae

Divisi          : Magnoliophyta

Class           : Magnoliopsida

Sub Class    : Asteridae

Ordo            : Asterales

Familia        : Asteraceae

Genus          : Chromolaena

Spesies        : Chromolaena odorata L.

  1. Morfologi Chromolaena odorata L.

Gulma krinyu (Chromolaena odorata L.) termasuk keluarga Asteraceae/ Compositae. Daunnya berbentuk oval, bagian   bawah lebih  lebar, makin ke ujung makin runcing. Panjang daun 6-10 cm dan lebarnya 3-6 cm. Tepi daun bergerigi, menghadap ke pangkal. Letak daun juga berhadap-hadapan. Karangan bunga terletak di ujung cabang (terminal). Setiap karangan bunga terdiri atas 20-35 bunga, warna bunga pada saat muda kebiru-biruan, semakin tua menjadi coklat.  Krinyu memiliki batang yang tegak, berkayu, ditumbuhi rambut-rambut halus, bercorak garis-garis membujur yang paralel, tingginya mencapai 100-200 cm, bercabang-cabang dan susunan daun berhadapan  (Prawiradiputra, 2007).

  1. Kandungan KimiaChromolaena odorata L.

Krinyu cukup potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik karena produksi biomassanya tinggi. Pada umur 6 bulan krinyu dapat menghasilkan biomassa sebesar 11,2 ton/ha, dan setelah umur 3 tahun mampu menghasilkan biomassa sebesar 27,7 ton/ha (Suntoro dalam Kastono, 2005). Komposisi kimia bahan krinyu dan pupuk kandang sapi dapat dilihat pada tabel berikut:

sumber http://belajar-di-rumah.blogspot.co.id/2015/02/krinyu-chromolaena-odorata-l.html

praktik membuat pupuk cair dari daun kelambu menjangan, chromolaena odorata

 

Iklan

One thought on “Kelambu Menjangan

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Komentar Terbaru

83Glenda di “Prosesing benih buah na…
Yayat di MENCARI,MELACAK POSISI SATELIT
Yayat di MENCARI,MELACAK POSISI SATELIT
Recommended Reading di Surat untuk Hamdi
ibu asmah di MENCARI HARI LAHIR DAN WETON D…
planner di mau nulis apa
Budisastro di Sikap IGI Terhadap Uji Kompete…
zulkifli di Sikap IGI Terhadap Uji Kompete…
kelambu menjangan, s… di Kelambu Menjangan
Budisastro di KOREKSI ULANGAN PILIHAN GANDA…

Tulisan Terakhir

ARSIP TULISAN

RSS budies.info

RSS nohan arum

Jempoler

Logo Ngawi
edu.budies
Find this blog in the education blogs directory

Kategori

Tulisan Teratas

AYO NGEBLOG

RSS Berita ANTARA

RSS berita beasiswa

yang kesasar

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: