Latihan Soal PLPG Online

Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan LPTK untuk membuat modul khusus bagi guru peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, PLPG. Modul modul tersebut dapat diunduh setelah mendaftar di website sertifikasiguru.id. Setiap modul disertai dengan latihan soal secara online serta dilengkapi dengan tugas-tugas mandiri yang harus diupload.

Pada jurusan Agribisnis Tanaman Pangan  dan Hortikulltura terbagi dalam 13 Bab,  Sumber belajar online ini berisikan materi pembelajaran Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura. Terdiri dari 13 Bab pokok bahasan, berupa bacaan dan latihan ujian online. Dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan LPTK.

Untuk mendaftar di situs sertifikasiguru.id haya diperlukan memilliki email yang aktif. Adapun langkah untuk mendaftar adalah sebagai berikut:

  1. buka website http://www.sertifikasiguru.id, lalu pilih daftar
  2. isi form yang muncul setelah klik DAFTAR SEKARANG
    gunakan emai yang aktif
    pilih username dan password yang nanti akan digunakan untuk login
    isikan Kode Akses dengan angka 920496
  3. Jika Anda berhasil, lakukan login
    isi kan username dan password yg tadi anda buat
  4. Lakukan edit profil, pasang foto jika perlu, kemudian bergabung ke KELAS
    anda akan mendapati materi dan latihan soal
  5. unduh materi, kerjakan saja tugas, jawab soal soal hingga mencapai 100%

PENCEMARAN NAMA BAIK ≠ PERBAIKAN NAMA CEMAR?

Siapa yang namanya baik lantas tercemar?

Siapa yang namanya tercemar lantas baik?

Menurut Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 (pasal 28 :3) Guru  sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini harus memiliki kompetensi yang meliputi: Kompetensi pedagogik; Kompetensi kepribadian; Kompetensi profesional; dan Kompetensi sosial. Yang dimaksud dengan kompetensi sosial adalah kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Sekarang kita lihat jejak rekam Pak Sastro guru pada SMA Negeri 1 Dusun Tengah kaitannya dengan tuntutan kompetensi sosial di atas. Namun sebelumnya saya informasiken bahwa dia telah dinyataken sebagai guru proporsional profesional tahun 2007 oleh Rektor Universitas Palangkaraya. Pada bulan Juni tahun 2009 dinyatakan dengan terpaksa sebagai Juara I Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Barito Timur. Pada tanggal 19 November 2009 dinyatakan lulus seleksi proposal karya inovasi guru untuk mengikuti babak 15 besar di Jakarta yang diadakan oleh ITSF.

Dalam komunikasinya dengan siswa, Pak Sastro sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Kedekatannya dengan siswa bukan hanya disebabkan pada mata pelajaran yang diampunya saja (Kimia, Bahasa Indonesia, TIK). Namun pada sore hari Pak Sastro juga mengadakan kegiatan di sekolah untuk membimbing siswa-siwanya. Hari Selasa sore membina anak-anak pramuka. Hari Rabu sore membina kelompok Mading MWS untuk latihan menulis dan kegiatan jurnalistik lainnya. Hari Kamis memberikan pemantapan Kimia bagi kelas XII IPA untuk menghadapi UN. Hari Sabtu dan/atau Minggu membina tim olimpiade sains bidang komputer.

Dalam komunikasinya dengan sesama pendidik, Pak Sastro pernah menjadi fasislitator penyusunan KTSP Gugus VIII SD Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. Fasislitator pada Workshop pembuatan Media Pembelajran berbasis ICT pada SMP Negeri 1 Dusun Tengah. Fasilitator MGMP TIK Kabupaten Barito Timur. Sekretaris Forum Ilmiah Guru Kabupaten Barito Timur.

Adapun komouikasi sosial dengan masyarakat Pak Sastro juga aktif di bidang keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Pernah menjadi sekretaris Panwascam pda Pilkada Bartim. Pendiri dan sekaligus sebagai anggota dewan pakar pada Perkumpulan Warga Transmigran Laras Asri Muti Tama Barito Timur (Pawartalamat). Anggota balitbang pada pengurus Gamelan Barito Timur. Memandu pengoperasian komputer pada Polsek Ampah, Koramil 1012-07/Ampah, Puskesmas Ampah dan masih ada beberapa kegiatan lain yang bersifat insidentil.

Hal yang aneh dirasakan oleh Pak Sastro adalah ketika melihat nilai Kompetensi Sosial yang diberikan oleh dewan juri pada penilaian guru berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada Juni 2009. Dia sama sekali tidak menyangka kalau nilai kompetensi sosial yang diberikan untuknya adalah 62,33. Seandainya saja dia mendapat nilai 70,00 maka dia akan menjadi juara I guru berprestasi tingkat Provinsi karena selisih dengan juara teripilh hanya enam poin.

Keluhan ini baru disampaikan kepada redaksi jauh setelah pelaksanaan lomba guru berprestasi dengan maksud supaya tidak terkesan protes. Biasanya orang yang kalah itu suka protes, tidak terima keputusan. Padahal dalam setiap kegiatan penjurian selalu ada kalimat keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Selain itu Pak Sastro khawatir kalau langsung posting masalah ini bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik sesuai UU ITE. Loh siapa yang tercemar…..?

Pak Sastro tidak merasa memiliki nama yang baik, sehingga walaupun mendapat nilai di bawah KKM (kriteria kompetensi minimal), dia tidak merasa namanya tercemar. Tanpa dicemaripun namanya sudah tercemar dimana-mana. Logikanya dia tidak lulus sebagai guru profesional karena nilai kompetensi sosialnya di bawah KKM  Kini Pak Sastro sedang berusaha membaiki namanya yang tercemar. Masuknya Pak Sastro sebagai 15 besar pada SCIENCE EDUCATION AWARD 2009 yang diadakan oleh Indonesia Toray Science Foundation (ITSF)adalah salah satu upayanya.

Semoga semuanya berjalan lancar……dan bisa menjadi juara. Selamat berjuang Pak Sastro.

Akhir-akhir ini, pengguna blog ekstra waspada. Pasalnya, jika materi blog dianggap menghina seseorang, pemilik blog tersebut bisa diancam pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Adalah Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menyebutkan ancaman itu. Secara lengkap, ayat itu berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Selanjutnya, tercantum di Pasal 45 UU ITE, sanksi pidana bagi pelanggar pasal 27 ayat (3) yaitu penjara enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. (http://www.unindra.ac.id/?q=node/70 )

GEGURITAN

kihajar-avatar1Berjalan-jalan/blogwalking ketemu puisi dalam bahasa jawa di blog nya masbudhi. terasa seperti ingat masa-masa SMP tahun80-an, saat mendapat pelajaran bahasa jawa yang diajar oleh pak Hadi Sutrisno. terus saya kopi paste saja disini supaya saya sering membaca. Puisi ini mengingatkan saya kepada seseorang yang sekarang entah dimana. Berikut ini adalah puisi yang saya maksud dengan sedikit perubahan saya lakukan.

KARO AKU
bebarengan sliramu
mecaki dina-dina kebak puspa
lan warna
prasasat tanpa ana rasa ngelak lan luwe
ora ngerti-ngerti, sedhela tekane esuk marani sore
wewangunan kang awake dhewe gawe sakloron
wis katon endah
sanajan wus ngerti ora bakal dadi
daksawang netramu
angel anggonku nggoleki (nyurasa) pangucapmu
kaya isih kabotan, sliramu
bebarengan ngadhepi dina-dina kang bakal lumaku

Wanci Mulya
*********
Sigra tumapak ing perangan candra kang agung
Agunging wengi-wengi wingit maweh sasmita
Sasmitaning Gusti miji mijiling wanci mulya
Mulyane sinulih sewu candra skeng dalu puniku
Iku tuhu denupadi kanthi tulus temen nastiti
Titi tata denati-ati datan noleh saking angger-angger
Angger guru lumuh nora sikep gelenging pangesthi
Ngesthi sakehing pepuji tan kendat tansah mili
Ilining budi darma kaperdi supadi lulus tumuju
Nujuprana tansah sinandhing sih rahmating Gusti
Gusti tan cidra ing prasetya,arsa paring pratandha
Tandha tumurune Lailatul Qodri sayekti
Yekti den premati jwa nganti lena ing panawang
Anawangsari,mulat sarira angrasa wani tuhu
Satuhune nugrahaning gesang wus nyata rinengkuh.

…..
Nalikane ewon titah angler ing paturon
isih ana swara kumricike banyu padasan
kang metu saka pancurane genthong tresna
mbasuh weninge pasuryan, nelesi jiwa-jiwa
sing tansah ngelak marang katresnan suci.

Banjur nggelar babut, sanggem sumujud
nderes luh, pasrah sumarah kanthi ikhlasing ati
ing saben saprotelone wengi kang sepi
tansah setya sowan tahajud asung pepuji
ngalap berkah tresnane Rabbul Izzati.

“ Lan Gusti ora bakal mblenjani janji “
Upama
*****
Upama katresnan iki sawijining pidana
pidananen aku ing pakunjaran welas sihmu
dimen tanana maneh kang bisa kajaba paduka.

Upama katresnan iki sawijining pangurbanan
tuwuhke pang-pang lila ing gedhong rasaku
supaya aku legawa nampa sakabehe kersamu.

Upama katresnan iki sawijining rasa lara
kebakana laraku kanthi kapang pangarasmu
supadi dadya toya pambasuh rasa perihku.

*****S’tyas,episode’tedhak’Gusti