Saatnya membagi Inspirasi

Saatnya membagi inspirasi kepada saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air. Sebagai sarjana-sarjana terbaik di negeri ini, Anda memiliki kewajiban untuk melunasi janji kemerdekaan: mencerdaskan kehidupan bangsa.(Anis B : 2011)

Berkaitan dengan hal di atas berikut ini adalah kiriman surat elektronik dari Indonesia Toray Science Foundation. Isi surel memberitahukan bahwa ITSF AWARD ke-18 telah dimulai. Kini saatnya guru-guru IPA yang memiliki inovasi di bidang IPA (kimia, fisika, biologi) berlomba untuk memberi inspirasi bagi rekan guru lainnya. Lanjutkan membaca “Saatnya membagi Inspirasi”

LOMBA INOVASI GURU DARI ITSF

Tahun ini ITSF kembali adakan program penghargaan bagi guru yang memiliki inovasi di bidang pendidikan

logo-itsfProgram: Science Education Award

INFORMASI TENTANG NOMINASI BAGI GURU UNTUK MENDAPAT

PENGHARGAAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN

1. Lingkup Penghargaan

Melihat pentingnya peranan pendidikan ilmu pengetahuan dalam perkembangan

intelektual seorang individu, maka perlu ada penghargaan yang bertujuan untuk

meningkatkan pendidikan ilmu pengetahuan yang inovatif dan kreatif di sekolah

menengah.

Untuk lebih dipahami, nominasi Hadiah Penghargaan bukanlah sebuah proposal untuk

membiayai sebuah inovasi yang masih ingin dijalankan, tetapi merupakan penghargaan

kepada karya pembelajaran yang sudah dilakukan. Oleh karena itu masih selalu

terbuka nominasi bagi hasil karya yang sudah lama dijalankan oleh para guru tetapi

yang oleh sesuatu sebab belum dimunculkan secara terbuka dalam forum ini.

Kami berharap dapat memperkenalkan kepada masyarakat para guru yang telah

melakukan praktek-praktek kreatif dan inovatif tersebut di sekolah, misalnya

(a). Pengembangan pendidikan ilmu pengetahuan melalui cara-cara yang dapat membantu meningkatkan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan.

(b). Penemuan metode-metode yang efektif untuk melakukan eksperimen, atau cara-cara menggunakan/memanfaatkan peralatan guna mendorong spontanitas belajar.

(c). Perancangan bahan/alat pengajaran untuk eksperimen, observasi dan seminar (peralatan sederhana, peralatan pendidikan audio-visual, dan sebagainya, dengan bahan-bahan yang mudah didapat) serta contoh-contoh yang aktual tentang bagaimana peralatan tersebut digunakan.

(d). Kegiatan yang menumbuhkan kecintaan kepada alam & lingkungan sekitarnya.

(e). Inovasi-inovasi.

Komite seleksi berpendapat bahwa proses pembelajaran ilmu-ilmu alam (fisika, kimia, biologi) di sekolah menengah adalah upaya agar para siswa kita mengenal alam tempat hidup kita, memahami gejala serta perangainya, agar kelak dapat memiliki kemahiran untuk dapat memanfaatkannya bagi kesejahteraan bersama masyarakat kita. Oleh karena itu unsur-unsur seperti semangat berinovasi, keterkaitan antara pembelajaran dengan lingkungan alam dan budaya yang ada pada sekolah masing-masing, penggunaan alat-alat sederhana tetapi sanggup berfungsi secara nyata, teknik berkomunikasi dalam proses pembelajaran yang efektif, dst. Merupakan bahan pertimbangan yang diutamakan dalam proses seleksi.

2. Penghargaan Pendidikan Ilmu Pengetahuan

Pada tahun 2009 disediakan maksimal sepuluh penghargaan.

Masing-masing berupa sertifikat penghargaan dan hadiah uang sebesar Rp. 20,000,000,-

Garis besar karya yang memperoleh penghargaan akan diterbitkan dan diedarkan ke sekolah-sekolah menengah umum (SMU) serta institusi-institusi pendidikan lain secara luas untuk dipromosikan kegunaannya.

3. Kualifikasi untuk Tahun 2009

Guru-guru Indonesia yang aktif dalam pendidikan ilmu pengetahuan di Sekolah Menengah Umum baik negeri maupun swasta seluruh wilayah Republik Indonesia dapat dinominasikan oleh kepala sekolah, instruktur, institusi pendidikan atau guru seprofesinya.

4. Prosedur Nominasi

(a). Kepala sekolah atau instruktur, ketua institusi pendidikan atau guru seprofesinya dapat menominasikan guru yang mempunyai karya/prestasi seperti diuraikan pada nomor 1a/1b/1c/1d/1e.

(b). Penominasi mengisi formulir nominasi yang diberikan oleh ITSF dan mengirimkan formulir yang telah diisi lengkap ke ITSF dengan alamat yang tercantum dibawah ini. Anda dapat meminta formulir nominasi dengan mengirimkan kartu pos atau fax.

(c). Jika karya/prestasinya merupakan karya lebih dari satu orang, pilihlah seorang wakil diantara mereka.

(d). Batas waktu pengajuan formulir nominasi harus sudah sampai di yayasan sebelum tanggal 31 Agustus 2009.

5. Mekanisme Seleksi

Seleksi untuk para peserta dilakukan dalam 2 tahap :

Tahap pertama:

(a). ITSF akan menyebarluaskan formulir nominasi.

(b). Berdasarkan nominasi yang diterima panitia, kepada mereka yang dinominasikan akan dikirim secara langsung Formulir Isian, untuk diisi oleh guru yang bersangkutan.

(c). Komite Seleksi akan memeriksa semua formulir isian yang dikirim ke ITSF sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

(d). Berdasarkan Formulir Isian, komite seleksi menetapkan sejumlah guru yang telah menjalankan inovasi pembelajaran yang unggul.

Tahap kedua :

Guru yang dipilih pada tahap pertama akan diundang ke Jakarta oleh ITSF sekitar bulan November 2009, untuk menjalani wawancara dan menjelaskan ide-ide inovasinya yang sudah digunakan dalam proses pembelajaran. Komite Seleksi kemudian akan merekomendasikan para calon penerima penghargaan kepada ITSF.

Catatan:

Keputusan Komite Seleksi bersifat final.

Tidak melayani surat-menyurat mengenai keputusan tersebut.

6. Komite Seleksi

Anggota Komite Seleksi adalah:

Prof. Dr. Benny Suprapto Brotosiswoyo Ketua
Prof. Muzayanah Sutikno, M. Pd Anggota
Herwindo Haribowo, Ph. D Angota

7. Penyerahan Penghargaan Pendidikan Ilmu Pengetahua

Acara Penyerahan Penghargaan dijadwalkan pada bulan Februari 2010.

8. Publikasi Pemenang Penghargaan

Karya inovasi yang memperoleh penghargaan akan dipublikasikan agar dapat digunakan dalam pembelajaran oleh guru-guru lainnya dan menjadi milik umum (public domain).

9. Hadiah Penghargaan

Penghargaan tersebut tidak terkena pajak ditangan penerima.

10. Komunikasi

Informasi tentang Penghargaan Pendidikan Ilmu Pengetahuan dapat diminta ke kantor ITSF.

KERTAS BOLIK indoor parabolic

REFLEKTOR KERTAS BOLIK
lengkapKertas bolik adalah reflektor yang terbuat dari kertas-kertas bekas. Alat ini berfungsi mengumpulkan sinyal wifi yang dipancarkan oleh akses poin kemudian di fokuskan ke USB WIFI adapter. Prinsip kerjanya seperti parabola yang mengumpulkan sinyal ke satu titik fokus. Atau wajan bolik seperti pada postingan sebelumnya. Keuntungan kertas bolik ini adalah fokus dan besarnya kertas bolik dapat ditentukan sebelumnya dengan menggunakan persamaan parabola Y2 = 4 pX. Selain itu dengan kertas bolik biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah. Kelemahan kertas bolik ini adalah tidak tahan terhadap guyuran hujan, sehingga hanya cocok digunakan untuk dalam ruangan. Lanjutkan membaca “KERTAS BOLIK indoor parabolic”