Membuat Kompos Sendiri

mengaduk kompos
mengaduk kompos

Di sekolah mendapat bantuan alat komposter dari Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur beberapa hari yang lalu. Dengan dibantu siswa SMKN Paku kelas XII kami mencoba membuat kompos dari sisa-sisa tanaman di sekolah menggunakan aktivator EM4.

Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari Baca lebih lanjut

MOL Jambu Air, Asupan Alternatif

MOL mikro organisme lokal dapat dibuat dari berbagai macam tanaman atau sisa metabolisme hewan. Kali ini saya akan mencoba membuat pupuk cair dari mikro organisme lokal buah Jambu Air. Bahan yang diperlukan :

1. Buah jambu air sekitar 2kg

2. Gula merah 100 gr

3. EM4 = 50 ml.

4. Air sumur secukupnya ( 15 l)

Alat yang diperlukan adalah

1. Bekas kaleng cat ukuran 20kg = 1 bh

2. Selang plastik = 1 meter

3. Botol air mineral 500ml = 1

4. lem bakar atau lem tembak atau lem lilin

Cara pembuatannya cukup sederhana. Jambu air dipotong kecil kecil kira kira sebanyak duapertiga volume wadah kaleng cat. Gula merah dilarutkan dengan air dingin lalu ditambahkan 50 mL EM4. Campuran gula merah dan EM4 dimasukkan ke kaleng cat yang sudah berisi jambu air. Tambahkan air hingga memdekati penuh lalu tutup rapat kaleng cat tersebut. Pada bagian tutup sudah dipasang selang pernafasan, lalu bagian ujung dimasukkan ke botol yang berisi air.

fungsi botol berisi air ini untuk menghalangi udara masuk, namun gas dari aktivitas dalam kaleng masih bisa keluar. Tunggu sekitar 8 hari maka nutrisi mol jambu sudah jadi.

Setelah jadi, caian dan ampasnya dipisahkan. bagian cair ebagai pupuk cair, bagian padat untuk pupuk kompos. sebelum menggunakan pupuk cair perlu diketahui bahwa pupuk cair ini perlu diencerkan ketia akan digunakan dengan perbandingan 1 : 20

Peserta Sertifikasi Alih Fungsi Barito Timur

Untuk memenuhi kekurangan guru mata pelajaran produktif di SMK, pemerintah mengadakan sertifikasi alih fungsi dari guru SMA dan SMK Dari jumlah pendaftar sebanyak 16.487 orang, terdiri atas 1.259 orang guru SMA dan 15.228 orang guru SMK. yang dinyatakan diterima ada 15.170 orang yang terdiri atas 1.155 orang guru SMA dan 14.015 orang guru SMK. jadi setidaknya terdapat 1317 guru yang pendaftarannya belum diterima.

Dari Kabupaten Barito Timur yang dinyatakan lolos untuk mengikuti program alih fungsi ini ada sebanyak 25 orang guru.

Nama l Sekolah Bidang
Ardinawahaini P SMA NEGERI 1 PAJU EPAT Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Pitriya P SMKS BETHEL MATARAH Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
BUDI SANTOSA L SMKN PAKU Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
HENDRA GUNAWAN L SMAN 1 PEMATANG KARAU Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
KARIANI P SMKN 1 RAREN BATUAH Agribisnis Tanaman Perkebunan
TORIA MAGISTRA L SMKN 1 RAREN BATUAH Agribisnis Tanaman Perkebunan
ARIANI PASANG P SMAN 1 PEMATANG KARAU Agribisnis Tanaman Perkebunan
BRILIAN HENDRI L SMKN 1 TAMIANG LAYANG Multi Media
UMI KATINE P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Multi Media
RENITA P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Multi Media
KARAWAHENY P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Audio Video
IRI GANTIANI P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Audio Video
ILIYA RAHMI P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Audio Video
MUHAMMAD JULKIPLI L SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Kendaraan Ringan
BENORIUS L SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Kendaraan Ringan
EKA MERDEKAWATI P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Kendaraan Ringan
TITIK SUNDARI P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Kendaraan Ringan
ENNI TERESIA P SMKN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Kendaraan Ringan
MUHAMMAD ZAINI L SMAN 1 TAMIANG LAYANG Teknik Komputer dan Jaringan
RIGAS ANDINO L SMKN 1 RAREN BATUAH Teknik Komputer dan Jaringan
RIMA ARIYANI P SMKN 2 TAMIANG LAYANG Teknik Komputer dan Jaringan
ENNA RASIANI P SMKN 2 TAMIANG LAYANG Teknik Komputer dan Jaringan
TUTI WARDIYAWATI P SMKN 1 RAREN BATUAH Teknik Komputer dan Jaringan
RINA MUSTIKA P SMKN 1 RAREN BATUAH Teknik Komputer dan Jaringan
ELIANUS L SMKN 1 RAREN BATUAH Teknik Sepeda Motor

Mengasah Punggung Parang

Seperti biasa setiap hari Senin selalu mengikuti Upacara Bendera. Tiba gilirannya amanat oleh pembina upacara, kali ini pak Sastro yang bertugas sebagai pembina. 

Biasanya pembina banyak memberi komentar kurang, bahkan cenderung memarahi petugas yang telah berupaya sebisa dia. Namun beda dengan gaya yang diamanatkan oleh pak Sastro. Dia banyak memberi motivasi serta masukan bahkan pujian kepada petugas. Bahwa menjadi petugas upacara itu harus bangga, karena hal itu merupakan pelaksanaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Mengibarkan Bendera Merah Putih dengan khitmat juga menanamkan jiwa kepahlawanan. Belajar dengan sungguh-sungguh merupakan bagian dari menepati janji amanat UUD’45, bahwa salah satu tujuan republik ini berdiri adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.Semua itu tentunya punya maksud agar semua siswa berani mencoba untuk menjadi petugas.  “alah bisa  itu karena biasa”, jika kali ini masih ada yang kurang benar itu artinya harus mencoba dan mencoba lagi menjadi petugas. Jangan berhenti berlatih, baik itu hasil dari upaya yang sungguh-sungguh.

“Punggung parang itu kalau diasah terus menerus tanpa mengenal lelah lama-lama juga bisa tajam”. Jangan mengenal lelah untuk berlatih fan berlatih.

Nge-GRAB kali pertama

Tgl 25 Agustus tiba di Jakarta untuk menghadiri wisuda anak pertama kami di Universitas Indonesia yang akan dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2016. Dua hari sebelumnya kami sudah tiba untuk mempersiapkan sesuatunya.
Dalam waktu persiapan ini ternyata GRAB banyak membantu. Selain mudah, murah dan cepat ternyata ketika mencoba memasang aplikasi malah mendapat Kode PROMO. Jadi selama tiga hari hilir mudik selalu diantar Grabcar maupun Grabbike dengan gratis.
grab1

Terima kasih grab.. kita akan bertemu lagi jika Tuhan mengizinkan

Salam dari kalimantan tengah

Peringatan 17an di Sekolah

Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia atau lazim kita sebut peringatan 17-an pada SMKN Paku diselenggarakan secara sederhana, namun cukup meriah, salah satunya adalah pertandingan futsal guru-guru melawan murid. berikut ini adalah cuplikan videonya.